Logo Header Antaranews Jateng

Bupati: Investasi industri di Banyumas bebas praktik transaksional

Selasa, 7 Oktober 2025 14:11 WIB
Image Print
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memberi keterangan pers terkait perkembangan rencana pembangunan kawasan industri usai membuka Banyumas Job Fair 2025 di Sasana Krida, Kompleks GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (7/10/2025) ANTARA/Sumarwoto

Purwokerto (ANTARA) - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan komitmennya menciptakan iklim investasi yang bersih, terbuka dan bebas praktik transaksional dalam pengembangan kawasan industri di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Dalam keterangan kepada wartawan usai membuka kegiatan Banyumas Job Fair 2025 di Sasana Krida Kompleks Gelanggang Olahraga Satria Purwokerto Kabupaten Banyumas, Selasa, Sadewo, mengatakan sejumlah investor telah menyatakan minat berinvestasi di Banyumas, termasuk perusahaan besar yang sebelumnya beroperasi di luar daerah.

"Saya sudah bicara dengan beberapa pihak, termasuk pabrik sepatu Adidas di Brebes, mereka punya rencana ekspansi. Saya pastikan, kalau investasi di Banyumas tidak akan dipersulit, tidak ada main-main, tidak ada duit-duitan di muka," katanya menegaskan.

Ia mengatakan pemerintah daerah terus berupaya mengubah citra Banyumas sebagai daerah yang terbuka dan kredibel bagi investor.

Terkait pengembangan kawasan industri di Kecamatan Wangon, dia mengatakan hal itu sudah selaras dengan rencana besar pembangunan infrastruktur nasional hingga 2045 khususnya pembangunan jalan Tol Pejagan-Cilacap yang melewati wilayah Banyumas sebagaimana tertuang dalam dokumen Kementerian PPN/Bappenas.

Khusus untuk jalan tol, kata dia, garis waktunya mulai dari pra-konstruksi hingga eksekusi sudah diatur.

"Pembebasan lahan akan dibiayai oleh APBN. Kalau sesuai rencana, konstruksi kawasan industri akan dimulai sekitar tahun 2028," katanya.

Ia optimistis kondisi ekonomi nasional yang terus membaik akan mempercepat realisasi investasi di Banyumas, termasuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur strategis seperti jalan tol.

"Saya yakin Indonesia akan cerah ke depan. Kalau dananya sudah siap, pembebasan lahan segera dilakukan, dan investor pun sudah menunjukkan ketertarikan," katanya.

Bupati mengatakan pemerintah daerah akan terus memainkan peran aktif sebagai fasilitator investasi tanpa mengintervensi ranah teknis pusat, namun memastikan agar peluang ekonomi di Banyumas dapat dioptimalkan bagi kesejahteraan masyarakat.


Baca juga: Realisasi investasi di Banyumas tahun 2023 capai Rp1,99 triliun



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026