Logo Header Antaranews Jateng

16.900 siswa ditarget jadi peserta Program Kewirausahaan Zurich

Jumat, 12 September 2025 14:34 WIB
Image Print
Zurich Entrepreneurship Program fase kedua mulai digelar di tujuh daerah di Indonesia. (ANTARA/HO-Prestasi Junior Indonesia)

Semarang (ANTARA) - 16.900 siswa dari 105 SMA/ SMK di daerah di Indonesia ditargetkan menjadi peserta program edukasi kewirausahaan, keuangan, dan kesiapan kerja melalui Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) fase kedua.

Country Manager Zurich Indonesia,Edhi Tjahja Negara, dalam siaran pers di Semarang, Jumat, mengatakan fase kedua program tersebut akan berlangsung hingga 2028.

Para siswa yang ditarget menjadi peserta antara lain berasal dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Sidoarjo, Semarang, Yogyakarta, dan Denpasar.

ZEP fase kedua, lanjut dia, dirancang untuk memberikan pengalaman belajar kewirausahaan yang lebih komprehensif bagi siswa.

Ia menuturkan siswa akan mendapatkan bekal tambahan berupa pelatihan manajemen finansial, termasuk investasi dan manajemen risiko, serta pelatihan kesiapan kerja yang menajamkan keterampilan kepemimpinan dan pengelolaan tim.

"Program ini tidak hanya ingin membangun kemampuan bisnis siswa, tetapi juga memperkuat rasa percaya diri dan kemandirian," katanya.

"Guru akan mendapatkan pelatihan dan dukungan untuk mengintegrasikan modul kewirausahaan ke dalam kelas," katanya.

Sementara Academic Advisor and Operations Counsel Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner, mengatakan, fase kedua ZEP menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem pendidikan kewirausahaan.

Pelibatan guru dalam program ini, kata dia, akan mampu menjangkau lebih banyak siswa sekaligus membekali tenaga pendidik dengan kapasitas baru.

Ia menjelaskan sekolah akan terus didampingi mengadopsi praktik pembelajaran modern yang mendorong kreativitas, inovasi, dan kesiapan kerja generasi muda.

Zurich Entrepreneurship Program telah memberikan dampak kepada 9.700 siswa dari 50 SMA dan SMK di 14 kota/ kabupaten di Indonesia sejak diluncurkan pada 2021 lalu.



Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026