
Pemkab Kudus siap teruskan aspirasi HMI ke Presiden dan DPR

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, menyatakan kesiapannya meneruskan aspirasi yang disampaikan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kudus kepada pemerintah pusat, termasuk Presiden RI dan Ketua DPR RI.
"Kami apresiasi atas jalannya aksi damai yang dilakukan mahasiswa karena tidak perlu turun jalan, dengan audiensi seluruh aspirasi akan segera diteruskan sesuai kewenangan," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris didampingi Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Inf Hermawan Setya Budi, M.Han, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo, dan Ketua DPRD Kudus Masan usai beraudiensi dengan anggota HMI Kudus bersama Forkopimda di Pendopo Pringgitan Kudus, Kamis.
Ia juga menyampaikan syukur alhamdulillah audiensi berjalan baik. Semua tuntutan yang disampaikan teman-teman mahasiswa akan diteruskan ke pemerintah pusat, baik itu ke Bapak Presiden maupun Ketua DPR RI.
"Prinsipnya kami menerima, karena kami di daerah bukan pengambil kebijakan, namun kami siap menyampaikan," ujarnya.
Terkait permintaan sumpah oleh HMI bahwa tuntutan akan disampaikan ke pusat, Sam'ani menegaskan bahwa dirinya bersama jajaran Forkopimda berkomitmen menjalankan amanah jabatan sesuai sumpah yang diemban, yakni untuk kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Ketua HMI Kudus Arya Lukmansyah menyampaikan aksi damai ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap berbagai persoalan, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Ia menegaskan HMI ingin aspirasi masyarakat bisa tersampaikan secara langsung melalui jalur resmi pemerintah daerah.
"Ada lima tuntutan yang kami sampaikan. Secara lokal kami meminta Forkopimda segera menangani kasus penyelewengan seksual yang terjadi di Kudus. Sedangkan secara nasional, kami mendorong evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Polri dan DPR, agar bisa diisi oleh orang-orang berkompeten sehingga tidak menyalahgunakan kepercayaan rakyat," ujarnya.
Ia menambahkan HMI Kudus ingin agar aksi damai tersebut menjadi momentum untuk mengingatkan pemerintah akan janji-janji yang pernah diucapkan. Oleh karena itu, dalam audiensi kali ini pihaknya juga mengadakan prosesi simbolis berupa sumpah yang diberikan kepada Bupati Kudus.
"Harapannya, tuntutan kami benar-benar diteruskan. Kami dari HMI siap membantu pemerintah apabila dibutuhkan, karena mahasiswa adalah agen perubahan. Kami ingin menjadi mitra masyarakat dan pemerintah, agar aspirasi benar-benar bisa direalisasikan," ujarnya.
Baca juga: Koperasi Desa Merah Putih di Kudus mulai galang keanggotaan
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
