Demak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, berharap penambahan mesin pompa penyedot air sebagai antisipasi menghadapi rob saat musim hujan dan mempercepat penyusutan genangan, terutama di kawasan rawan rob, seperti Kecamatan Sayung.
"Hingga kini penanganan rob masih mengandalkan mesin pompa yang tersedia. Namun, jumlahnya dianggap belum mencukupi, terlebih kolam retensi di Sriwulan yang seharusnya difungsikan menampung limpasan air belum sepenuhnya rampung," kata Bupati Demak Eisti'anah di sela-sela mengecek jalan usaha tani dibangun lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III di Desa Geneng, Kecamatan Mijen di Demak, Kamis.
Hadir dalam acara tersebut, antara lain Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Arm Dony Romansah dan Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha.
Dia menjelaskan jika jumlah mesin pompa penyedot air tidak ditambah, dikhawatirkan rob di jalur pantura, khususnya Sayung, tidak bisa cepat surut.
Apalagi, ujarnya, Demak juga mendapat kiriman air hujan dari wilayah dengan topografi lebih tinggi.
Oleh karena intensitas hujan saat ini mulai meningkat, kata dia, upaya antisipasi tetap harus dilakukan sejak dini.
Ia menyebut pada musim kemarau saja, situasi rob yang melanda membutuhkan waktu cukup lama untuk ditangani.
Sebelumnya, pihaknya sudah mengecek terkait dengan mesin pompa penyedot air ke Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Demak dan diinformasikan masih dalam proses.
Eisti'anah mengatakan surutnya rob di beberapa titik Sayung beberapa waktu lalu juga berkat optimalisasi penggunaan mesin pompa.
Namun, jika curah hujan tinggi melanda sebelum kolam retensi selesai 100 persen, kapasitas pompa yang ada dinilai tidak memadai.
"Dalam rapat koordinasi di Provinsi Jateng bersama gubernur, Komisi V DPR RI, serta perwakilan Kota Semarang, kami sampaikan bahwa penggunaan pompa sangat vital. Karena itu, kami terus mendorong penambahan pompa sebagai bagian dari usulan yang sudah kami ajukan sebelumnya," katanya.
Pemkab Demak berharap, pemerintah pusat maupun provinsi segera menindaklanjuti usulan tersebut agar persoalan rob yang kerap mengganggu aktivitas warga di jalur pantura bisa tertangani lebih cepat dan efektif.
Rob kembali muncul, terutama di Jalan Demak-Semarang di Kecamatan Sayung, setelah sebelumnya bisa tertangani karena dikerahkan mesin pompa penyedot air di sejumlah titik.

