Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Magelang dukung masyarakat jaga kearifan lokal

Kamis, 21 Agustus 2025 22:07 WIB
Image Print
Bupati Magelang Grengseng Pamuji disambut pasukan pembawa bendera Merah Putih di Magelang, Kamis (21/8/2025). ANTARA/HO-Pemerintah Kabupaten Magelang

Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mendukung setiap inisiatif masyarakat dalam menjaga kearifan lokal, seperti Saparan Sedekah Bumi, yang terus dilestarikan untuk mempererat tali silaturahim.

"Tradisi ini adalah identitas kita, kekayaan kita, yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang," kata Bupati Magelang Grengseng Pamuji di Magelang, Kamis.

Ia mengatakan hal tersebut saat menghadiri acara Saparan Sedekah Bumi di Desa Soroyudan, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

Ia mengemukakan tentang pentingnya upaya-upaya untuk melestarikan budaya.

"Dengan melestarikan budaya, kita tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga memperkuat persatuan dan kesatuan di antara kita," katanya.

Menurut dia, tidak hanya budaya yang harus dipertahankan melainkan kelestarian lingkungan yang juga harus tetap dijaga, salah satunya sumber mata air yang semakin lama habis.

Ia menyebut kebutuhan air di Desa Soroyudan sebagai penting bagi pengairan di sawah para petani karena berimplikasi terhadap ketahanan pangan pada masa yang akan datang.

Ia menjelaskan kelestarian lingkungan terutama keberadaan mata air sebagai penting karena sebagian besar untuk pengairan sawah.

Apabila ketersediaan air bersih semakin menipis, kata dia, berakibat buruk bagi hasil pertanian.

"Sekali lagi saya menekankan agar kelestarian mata air ini dapat terus dijaga, sehingga ketersediaan air ini bisa tetap digunakan untuk warga setempat utamanya di bidang pertanian. Caranya jangan menebangi pohon yang berfungsi untuk menyerap persediaan air," katanya.



Pewarta :
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026