
Pameran kesehatan Jateng diikuti puluhan rumah sakit dan klinik

Semarang (ANTARA) - Pameran kesehatan bertajuk "Central Java Health and Wellness Expo 2025" yang digelar di Mal Ciputra Semarang, 3-7 September bakal diramaikan puluhan rumah sakit hingga klinik kesehatan dan kecantikan.
Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Jateng Titah Listiorini di Semarang, Jumat, menyebutkan setidaknya ada 30 stan yang ambil bagian dalam pameran kesehatan itu.
Puluhan stan itu terdiri atas rumah sakit, laboratorium, klinik kecantikan, klinik kesehatan mata, produsen alat kesehatan, hingga lembaga pendidikan yang bergerak di sektor kesehatan.
Ia menjelaskan pameran kesehatan yang sudah ke-11 kalinya digelar itu merupakan kerja sama Asperapi Jateng, Rotary Club of Semarang Bimasena, dan berbagai dinas terkait.
Menurut dia, pentingnya kesehatan dan kualitas hidup masyarakat di zaman modern ini mendorong penyelenggaraan pameran kesehatan tersebut.
"Setelah (pandemi, red.) COVID-19, kesehatan menjadi kebutuhan utama masyarakat ya. Jadi, ada dampak baiknya pandemi karena semua orang sekarang sangat 'aware' tentang kesehatan masing-masing," katanya.
Khusus untuk tahun ini, kata dia, pameran kesehatan disempurnakan dengan wellness, yakni konsep keseimbangan hidup yang mencakup aspek-aspek fisik, mental, emosional dan spiritual untuk mencapai keadaan yang seimbang dan sehat secara menyeluruh atau kesehatan holistik.
"Pengunjung juga bisa mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di stan-stan yang ada. Kalau pengunjung Mal Ciputra per hari sekitar 10 ribu orang ya, pameran ini kan tiga hari," katanya.
Sementara itu, Presiden Rotary Club of Semarang Bimasena Linggayani menjelaskan "wellness" adalah konsep kesehatan holistik yang tidak hanya memperhatikan aspek fisik.
"Tapi, kesehatan dalam skalanya yang lebih luas ya, termasuk kesehatan mental, finansial, dan sebagainya. Nanti ada juga pengobatan herbal hingga TCM (traditional Chinese medicine) di pameran ini," katanya.
Bahkan, kata dia, layanan kesehatan jiwa, seperti hipnoterapi juga ada hingga pemindaian kondisi kesehatan melalui metode suara dengan tingkat akurasi 90 persen.
"Selain 'expo' yang terdiri atas puluhan 'tenant' kesehatan dan 'wellnes', kami juga
menghadirkan kegiatan-kegiatan pendukung di panggung atrium seperti 'talk show' tentang kesehatan dengan berbagai tema," pungkasnya.
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
