Logo Header Antaranews Jateng

La Rose Bridal tampilkan 24 koleksi di "Renaissance Romance Luxury Wedding Expo 2025"

Senin, 21 Juli 2025 16:31 WIB
Image Print
Koleksi gaun pengantin La Rose Bridal Spesialist yang ditampilkan pada "Renaissance Romance Luxury Wedding Expo 2025", di Semarang. (ANTARA/HO-Pribadi)

Semarang (ANTARA) - La Rose Bridal Spesialist, rumah mode pengantin yang telah berdiri selama lebih dari lima dekade menampilkan setidaknya 24 koleksi gaun pengantinnya pada rangkaian "The Renaissance Romance Luxury Wedding Expo 2025".

Mengangkat konsep utama "Aurum Dusk", La Rose menampilkan gaun-gaun eksklusif yang terdiri dari evening gown, cheongsam, hingga wedding gown pada peragaan busana yang berlangsung di Renaissance Ballroom Semarang, Minggu (13/7).

Desainer La Rose Bridal, Amelia Setyawati menjelaskan bahwa konsep "Aurum Dusk" terinspirasi dari keindahan transisi antara siang dan malam, dengan memaknai momen senja sebagai titik temu antara cahaya dan kegelapan sebuah fase yang sunyi, sensual, dan penuh misteri.

Kata "Aurum” berasal dari bahasa Latin yang berarti emas, sedangkan "Dusk” merujuk pada waktu menjelang malam yang memancarkan nuansa keemasan di langit.

"Dari sinilah lahir koleksi gaun yang memadukan palet warna metalik dan siluet elegan, menghadirkan kesan anggun, kontemporer, dan dramatis dalam satu harmoni," katanya.

Koleksi tersebut bukan hanya tentang keindahan visual, tetapi juga sebuah interpretasi artistik atas emosi senja hangat, tenang, dan menyimpan kisah yang belum selesai.

Melalui "Aurum Dusk", kata dia, La Rose Bridal ingin mengajak para calon pengantin untuk merayakan pernikahan dalam momentum paling berharga mereka, dibalut kemewahan yang puitis dan tak lekang oleh waktu.

Amelia menampilkan konsep gaun dengan palet warna dan material yang didominasi oleh warna-warna hangat dan keemasan, seolah merepresentasikan kemewahan yang subtil namun memikat.

Pilihan material yang digunakan dipilih secara cermat untuk menciptakan kesan flowing yang alami, membentuk siluet gaun yang romantis dan misterius.

"Setiap kain seolah bergerak dengan lembut, mempertegas lekuk namun tetap meninggalkan kesan puitis dan memukau," katanya.

Keanggunan gaun juga ditampilkan melalui permainan tekstur dan elemen dekoratif yang kaya, mulai dari teknik exclusive draping, sulaman kristal, hingga aplikasi payet dan mutiara dalam berbagai ukuran.

Setiap detail dikerjakan dengan presisi tinggi untuk memberikan dimensi yang dalam dan tampilan yang penuh karakter, dengan bordir halus dan renda yang anggun menjadi sentuhan akhir yang menyempurnakan keseluruhan desain.

"Aurum Dusk adalah presentasi koleksi busana yang terinspirasi dari keindahan transisi antara siang dan malam sebuah momen senja yang misterius, tenang, dan berkilau," pungkasnya.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026