
Komut Pertamina apresiasi penjualan Pertamax Green di Semarang lampaui target

Semarang (ANTARA) - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) M Iriawan melakukan peninjauan ke SPBU 41.502.02 Sisingamangaraja tepat di depan Akpol Semarang begitu mendapatkan laporan bahwa penjualan Pertamax Green melampaui target.
"Animo permintaan Pertamax Green di Kota Semarang sangat luar biasa, bisa mencapai 1,1 kilo liter (kl) per hari. Prediksi kami awalnya 450 liter per hari," katanya, di Semarang, Jumat.
Tinjauan tersebut memang khusus dimaksudkan untuk melakukan pengecekan terhadap produk Pertamax Green setelah diluncurkan sebulan yang lalu.
Iriawan mengungkapkan bahwa konsumsi Pertamax Green di Kota Semarang sangat baik hingga saat ini mencapai 1.100 liter per hari untuk ukuran produk nonsubsidi "high tier" yang baru diluncurkan.
"Saya apresiasi kinerja teman-teman di lapangan, Saya harap teman-teman terus bekerja, terus berbuat untuk Pertamina yang kita cintai dan banggakan. Saya titipkan ke teman-teman di lapangan," kata Iwan Bule, sapaan akrabnya.
Selain melakukan pengecekan Pertamax Green, ia juga melakukan pengecekan box pengumpulan minyak jelantah UCollect dan Reverse Vending Machine (RVM) yang menjadi program mereduksi sampah botol plastik melalui SPBU.
"Saya bangga dan senang melihat secara konkrit nyata adanya orang yang memasukan minyak bekas goreng ke UCollect, saya lihat sendiri ada orang memasukan 4,5 liter minyak jelantah sekali transaksi, yang membuat UCollect ini cukup banyak jadi ternyata ini bermanfaat untuk rakyat," katanya.
"Termasuk, dengan RVM, program memasukkan plastik botol bekas dan saya tanya tadi dari mana teman-teman tahu informasi terkait RVM, ternyata mereka tau dari whatsapp grup di tingkat RT dan RW," katanya.
Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi yang sudah mempromosikan program-program Pertamina.
"Mohon untuk terus dilanjutkan agar masyarakat makin tahu ada peluang tambahan dari minyak bekas dan juga botol plastik yang tidak terpakai,” ujarnya.
Sementara itu, Area Manager Comm, Rel & CSR Taufiq Kurniawan mengatakan sebagai perluasan outlet dan pengecekan pasar, kini Pertamax Green juga hadir di Kota Surakarta dan Yogyakarta sejak 7 Juli lalu dengan lokasi tiga titik di kedua kota tersebut.
"Setelah sebelumnya launching sebanyak tiga SPBU di Kota Semarang pada 5 Juni lalu bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah, kami menambah tiga SPBU lagi yang menyediakan Pertamax Green," katanya.
Yakni, satu di Kota Surakarta dan dua lainnya di wilayah Yogyakarta, tepatnya SPBU 44.552.11 Kyai Mojo dan SPBU 44.552.19 Kasam Babarsari.
"Kami optimistis dengan antusiasme masyarakat di wilayah Jateng dan DIY yang tinggi terhadap Pertamax Green dapat meningkatkan konsumsi BBM Berkualitas khususnya Pertamax Green," katanya.
Pada kunjungan Iwan Bule juga menyempatkan menyapa dan mengapresiasi pelanggan dan apresiasi pengguna Pertamax Green.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
