Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Semarang dukung pembangunan tiga SMA negeri baru

Senin, 14 Juli 2025 20:59 WIB
Image Print
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti. ANTARA/Zuhdiar Laeis

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Kota Semarang memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan sekolah menengah atas (SMA) negeri baru di sejumlah wilayah yang belum memiliki fasilitas pendidikan jenjang atas.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Jawa Tengah, Senin, menyebutkan bahwa pembangunan SMA baru adalah bagian dari komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan.

"Kami usulkan tiga, terutama di kecamatan yang belum memiliki SMA negeri, antara lain Gajahmungkur dan Candisari, lalu Genuk, serta Kecamatan Tugu," katanya.

Usulan tersebut menjawab keresahan warga atas sulitnya mengakses SMA negeri karena sistem zonasi, sekaligus dukungan karena kewenangan SMA di bawah pemerintah provinsi.

"Harapannya di lokasi ini bisa dibangun semua. Saat kepala daerah di Jateng dilantik, kami dikumpulkan Pak Gubernur. Beliau berkomitmen untuk mewujudkan layanan infrastruktur dasar yakni pendidikan dan kesehatan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bambang Pramusinto mengatakan bahwa sejak awal 2024 telah mengajukan usulan pembangunan SMA negeri di lima kecamatan yang tergolong "blank spot".

Kelima kecamatan tersebut adalah Kecamatan Candisari, Gajahmungkur, Gayamsari, Semarang Timur, dan Tugu, tetapi usulan tersebut belum sepenuhnya bisa terealisasi.

"Dulu sudah pernah diajukan pembangunan SMA di Kota Semarang. Sekarang, berkaitan dengan rencana kebijakan Ibu Wali, Dinas Pendidikan akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah," katanya.

Sekaligus, kata dia, akan dilakukan kajian untuk bahan pengusulan pembangunan tiga SMA baru di Kota Semarang.

Menurut dia, proses pengajuan pembangunan SMA negeri nantinya akan kembali disampaikan ke Pemerintah Provinsi Jateng.

"Ya, akan mengirimkan lagi permohonan ke provinsi. Karena konsep dari provinsi itu, pemerintah kota hanya menyiapkan lahan. Nanti untuk fisiknya dari provinsi," katanya.

Saat ini, Kecamatan Tugu menjadi lokasi yang paling siap karena lahan telah disediakan, dan kajian kelayakan (feasibility study) pun telah selesai.

Sedangkan untuk Candisari dan Gajahmungkur, kata dia, Pemkot mengusulkan untuk memanfaatkan gedung SMPN 5 Semarang karena keterbatasan lahan.



Pewarta :
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026