Kudus (ANTARA) - Permintaan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, cenderung menurun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
"Pada tahun lalu, sebelum Idul Kurban permintaan hewan kurban seperti kerbau bisa mencapai 100-an ekor, sedangkan saat ini baru separuhnya," kata Heri Priyono, pedagang hewan ternak di Kudus, Rabu.
Ia mengakui transaksi penjualan hewan kurban saat ini justru lebih banyak terjadi di kandang, sedangkan di pasar hewan justru sepi.
Misal, saat dirinya membawa tujuh ekor ternak kerbau ke Pasar Hewan Gulang, Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus, seharian hanya laku satu ekor. Berbeda dengan tahun sebelumnya bisa laku lebih banyak.
Padahal, kata dia, harga jualnya justru lebih rendah jika dibandingkan dengan pada Hari Raya Idul Adha tahun lalu.
Tahun ini dengan uang Rp10 juta bisa mendapatkan satu ekor kerbau, sedangkan ukuran lebih besar dengan usia berkisar 5 tahunan berkisar Rp22 juta.
Ahmad Sofwan, pedagang hewan ternak lainnya mengakui dirinya tidak hanya menjual kerbau, melainkan ada sapi dan kambing.
Untuk kambing, kata dia, sudah terjual 150 ekor, sedangkan kerbau sebanyak 80 ekor dengan harga jual bervariasi.
"Transaksi terbanyak memang di kandang, dibandingkan di pasar," ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Didik Tri Prasetiyo mengakui transaksi penjualan hewan ternak menjelang Idul Adha memang turun.
"Penurunannya tidak signifikan karena berkisar 4 persen. Sedangkan penyebabnya karena kondisi ekonomi yang memang sedang lesu," ujarnya.
Meskipun ada penurunan permintaan hewan kurban, kata dia, pihaknya tetap melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan, guna memastikan hewan kurban yang dijual di Kudus dalam kondisi sehat dan layak dijadikan hewan kurban.
Untuk ketersediaan hewan ternak juga tersedia karena hewan ternak seperti sapi, domba dan kambing tersedia cukup.
Untuk ternak sapi tersedia 2.800 ekor, kambing 10.863 ekor dan domba 6.449 ekor sehingga dibandingkan permintaan masih surplus.
Sementara untuk ketersediaan kerbau tahun ini hanya 1.224 ekor atau masih kurang dibandingkan permintaan yang mencapai 1.910 ekor.
Namun, kekurangannya dipenuhi dari kabupaten tetangga, seperti Kabupaten Demak, Pati, Grobogan, Jepara dan lainnya.

