
Persis Bermain Imbang 2-2 Lawan PSIR

Pertandingan tuan rumah Persis melawan PSIR yang disaksikan sekitar 10 ribu penonton yang memadati Stadion Manahan Solo, berjalan seru dan kedua kesebelasan saling menyerang.
Javier Roca dan kawan kawan yang menampilkan umpan- umpan pendek melawan PSIR pada babak pertama sering mendapat peluang untuk mencetak gol. Namun, serangan Persis sering dapat dihalau pemain barisan belakang PSIR.
Bahkan, Persis kecolongan gol dari PSIR pada menit 29 melalui tendangan keras Lubis Syukur yang merobek gawang Sandi Firmansyah, sehingga, Persis ketinggalan 0-1.
Gol PSIR tersebut berawal dari sepak pojok dan terjadi kemelut di depan gawang Persis, Lubis Syukur yang berdiri bebas langsung melakukan tembakan kera ke arah gawang dan tidak bisa diantisipasi Sandi Firmansyah. Kedudukan 0-1 untuk PSIR tersebut hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Persis memasukan Robby Fajar menggantikan Asep Sunaryo untuk mengejar ketinggal gol atas PSIR. Javier Roca dan kawan-kawan terus melakukan tekanan ke gawang PSIR yang dipercaya Nanda Pradana.
Bahkan, Persis yang melakukan serangan bertubi-tubi ke gawang PSIR, membuat Nanda Pranada harus berjibaku untuk menyelamatkan gawangnya.
Persis baru bisa menyamakan kedudukan 1-1 melalui tendangan pinalti yang dilakukan Javier Roca. Hadiah pinalti untuk tuan rumah itu, karena salah satu pemain belakang PSIR menyentuh bola di dalam kota pinalti pada menit 50. Roca tidak menyia-nyikan dengan tendangan keras merobek gawang PSIR.
PSIR yang diasuh pelatih Heriyanto, kemudian memasukan pemain pengganti Efendi dan menarik keluar pemain depan M Husen untuk mempertajam serangannya. PSIR kembali menambah gol pada menit 62 melalui tendangan keras pemain pengganti Efendi.
Gol PSIR berawal dari serangan balik yang cepat melalui pemain sayap kanan yamng memberikan bola silang dan Efendi langsung melakukan tembakan keras yang tidak mampu diantisipasi Sandi Firmasyah sehingga kedudukan berubah 1-2 untuk PSIR.
Persis yang ketinggalan satu gol, kemudian memasukan Ilham Hasan menggantikan striker Feryanto untuk mendukung daya tempur dili depan. Akhirnya pemain pengganti ini membuahkan hasil pada menit 79 sehingga kedudukan menjadi imbang 2-2.
Gol Persis berawal dari bola umpan lambung ke depan yang dilakukan oleh Javier Roca. Ilham yang dijaga dua pemain lawan langsung mampu membalikan badan dan melakukan tembakan keras ke arah gawang dan merobek gawang PSIR.
Persis yang menyamakan kedudukan tersebut terus mengepung pertahanan PSIR, sehingga pemain barisan belakang dan kiper Nanda Pradana harus mati-matian menyelamakan gawangnya.
Persis sebetulnya mendapat peluang emas yang membuahkan gol melalui sundulan kepala Feryanto pada menit 57, tetapi dianulir oleh wasit. Karena, Feriyanto sebelum terjadi gol tangannya menyentuh bola atau hand ball.
Namun, kedudukan imbang tersebut bertahan hingga wasit yang memimpin pertandingan Annas Apriliandi meniup peluit panjang bertanda babak kedua berakhir. Wasit dalam pertandingan tersebut mengeluarkan tiga kartu kuning untuk Alu Mustofa dan M Happy (PSIR), sedangkan satu lagi Ferryanto (Persis).
Pelatih PSIR Rembang Herianto, mengatakan, pihaknya puas hasil imbang tersebut, karena target mencuri poin di Solo sudah tercapai. Anak-anak bermain sangat disiplin dan sesuai instruksi pelatih.
Pelatih Persis Solo Junaidi, mengatakan, kedua kesebelasan saling menyerang dan enak ditonton, tetapi sayangnya banyak peluang yang tercipta hanya membuahkan dua gol untuk Persis.
"Kami sudah menurunkan tiga striker sekaligus untuk mempertajam lini depan. Banyak peluang yang tercipta, tetapi tidak banyak yang terbuang sia-sia," katanya.
Menurut dia, anak-anak sudah bermain bagus dan penuh semangat. Hanya saja, kesalahan mereka kurang komunikasi antar lini, sehingga penyelesaian akhir banyak kehilangan bola.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
