
Revitalisasi Asrama Haji Donohudan di Boyolali dibutuhkan Rp179 M

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal mengalokasikan anggaran senilai Rp179 miliar untuk melakukan revitalisasi Asrama Haji Donohudan di Kabupaten Boyolali.
"Pelaksanaan revitalisasi akan dimulai tahun depan, namun kesiapan dokumen sudah dipersiapkan tahun ini," kata Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin, usai Rapat Koordinasi Revitalisasi Asrama Haji Donohudan, di Semarang, Rabu.
Sosok yang akrab disapa Gus Yasin itu menyatakan bahwa revitalisasi Asrama Haji Donohudan mendesak dilakukan seiring kondisi bangunannya yang sudah tua karena didirikan sejak tahun 1997.
Rencananya, kata dia, kegiatan revitalisasi pada tahun pertama akan memprioritaskan Gedung Jeddah dan ruang makan yang dibangun mulai tahun 2026 dengan anggaran Rp27 miliar.
Menurut dia, kegiatan revitalisasi akan menyesuaikan kemampuan fiskal serta jadwal musim haji setiap tahun.
Ia mencontohkan pada tahun 2027 dan 2028 diperkirakan ada dua musim haji dalam kurun waktu satu tahun anggaran.
Sedangkan pada saat asrama dipergunakan untuk jamaah, lanjut dia, tentunya pembangunan tidak bisa dilaksanakan.
"Nanti akan kami lihat dan menyesuaikan dengan jadwal musim haji tahunan. Kalau ada pemberangkatan harus berhenti (pembangunannya-red)," katanya.
Item lain yang akan dilakukan revitalisasi, di antaranya penyesuaian kamar yang saat ini berisi sepuluh tempat tidur per ruangan akan disesuaikan menjadi kapasitas empat tempat tidur.
Selain itu, kompleks Asrama Haji Donohudan juga akan tampil dengan wajah baru yang lebih segar serta desain yang menyesuaikan konsep kekinian.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
