Logo Header Antaranews Jateng

Emas berjangka merosot

Kamis, 3 Agustus 2023 07:37 WIB
Image Print
Arsip foto - Emas batangan terlihat di Pallion di Marrickville, Sydney, Jumat, 14 Oktober 2022. ANTARA/AAPIMAGE via Reuters Connect/DAN HIMBRECHTS/pri.

Chicago (ANTARA) - Harga emas merosot pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut setelah Fitch Ratings menurunkan peringkat kredit pemerintah AS, sementara laporan terbaru menunjukkan ekonomi AS melihat kenaikan yang kuat dalam pekerjaan sektor swasta Juli.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange tergelincir 3,80 dolar AS atau 0,19 persen menjadi menetap pada 1.975,00 dolar AS per ounce, setelah menyentuh tertinggi sesi di 1.992,20 dolar AS dan terendah sesi di 1.969,10 dolar AS.

Emas berjangka anjlok 30,40 dolar AS atau 1,5 persen menjadi 1.978,80 dolar AS pada Selasa (1/8/2023), setelah terangkat 9,30 dolar AS atau 0,5 persen menjadi 2.009,20 dolar AS pada Senin (31/7/2023).

Harga emas memangkas kenaikan awal untuk berakhir sedikit lebih rendah pada Rabu (2/8/2023), dirugikan oleh dolar AS yang lebih kuat dan meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah karena investor mempertimbangkan keputusan Fitch Ratings menurunkan peringkat kredit AS menjadi AA+ dari AAA.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026