Logo Header Antaranews Jateng

Harga emas merosot 0,81 persen

Jumat, 12 Mei 2023 08:09 WIB
Image Print
Petugas menunjukkan emas Antam di Butik Antam Pulo Gadung, Jakarta, Selasa (14/3/2023). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom

Chicago (ANTARA) - Harga emas melemah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), memperpanjang penurunan untuk hari kedua berturut-turut karena dolar AS menguat di tengah spekulasi investor bahwa suku bunga AS akan tetap lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, merosot 16,60 dolar AS atau 0,81 persen menjadi ditutup pada 2.020,50 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di 2.047,60 dolar AS dan terendah di 2.016,70 dolar AS.

Emas berjangka tergelincir 5,80 dolar AS atau 0,28 persen menjadi 2.037,10 dolar AS pada Rabu (10/5/2023), setelah terkerek 9,70 dolar AS atau 0,48 persen menjadi 2.042,90 dolar AS pada Selasa (9/5/2023), dan meningkat 8,40 dolar AS atau 0,41 persen menjadi 2.033,20 dolar AS pada Senin (8/5/2023).

Indeks dolar, yang melacak mata uang AS terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,7 persen menjadi 102,06, menunjukkan tingkat tertinggi dalam lebih dari seminggu, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026