
PT Pos Kudus segera menyalurkan BLT BBM untuk 52 ribu penerima manfaat

Kudus (ANTARA) - PT Pos Kudus, Jawa Tengah, segera menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada 52.000 penerima manfaat sebagai langkah pemerintah untuk menekan dampak kenaikan harga BBM.
"Nantinya, kami akan memberitahukan masing-masing penerima manfaat tersebut melalui surat yang dikirimkan ke rumah mereka," kata Kepala PT Pos Cabang Kudus Nola Wahyuni di Kudus, Rabu.
Ia merencanakan penyalurannya bulan ini, sedangkan saat ini masih melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kudus.
Nantinya, imbuh dia, penyalurannya bisa dilakukan di masing-masing balai desa sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor pos.
Dengan penyaluran di masing-masing kantor balai desa, diharapkan memudahkan masyarakat mengakses tempatnya serta bisa menghindari terjadinya kerumunan.
Nilai bantuan untuk masing-masing penerima manfaat sebesar Rp500.000, meliputi BLT BBM sebesar Rp150 ribu. Karena diberikan untuk periode dua bulan, maka yang diterima Rp300 ribu, sedangkan Rp200 ribu untuk BLT sembako bulan September 2022.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kudus Agustinus Agung Karyanto membenarkan bahwa pihaknya memang diajak koordinasi soal penyaluran BLT BBM tersebut.
Data calon penerima bantuan tersebut, kata dia, dari Pemerintah Pusat, sehingga pihaknya juga tidak mengetahui apakah ada nama calon penerima yang sebelumnya juga mendapatkan BLT baik yang bersumber dari dana desa atau APBD Kudus.
Untuk penyaluran BLT buruh rokok, kata dia, sudah selesai, sedangkan nantinya dilanjutkan untuk penyaluran BLT tahap selanjutnya karena Pemkab Kudus berencana menambah dari semula empat bulan menjadi enam bulan. Sedangkan nilai bantuannya sebesar Rp300 ribu per bulan untuk setiap pekerja rokok.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
