Logo Header Antaranews Jateng

BPJS Kesehatan masif edukasi Program JKN-KIS

Rabu, 23 September 2020 14:15 WIB
Image Print
BPJS Kesehatan masif memberikan edukasi mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) salah satunya kepada para peserta anggota Klub Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan juga peserta dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). ANTARA/HO-BPJS Kesehatan

Semarang (ANTARA) - BPJS Kesehatan masif memberikan edukasi mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) salah satunya kepada para peserta anggota Klub Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan juga peserta dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Di tengah pandemi COVID-19, edukasi dilakukan secara daring, sehingga tidak menghambat FKTP dan peserta Prolanis untuk mengupgrade informasi seputar JKN-KIS, kata Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Utama Semarang Asri Wulandari.

"Adanya pandemi COVID-19 ini tidak menyurutkan upaya BPJS Kesehatan untuk terus memberikan edukasi kepada FKTP dan khususnya peserta Prolanis melalui kegiatan BPJS Kesehatan Mengajar serta Uji Pengetahuan dan Pemahaman, sehingga bagi FKTP dan peserta prolanis dapat mengupgrade informasi seputar JKN-KIS," kata Asri.

Asri mengakui peserta Prolanis menjadi perhatian khusus bagi BPJS Kesehatan, karena penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit pemicu yang dapat memunculkan berbagai penyakit katastropik seperti kardiovaskuler, stroke, dan gagal ginjal.

Melalui program BPJS Kesehatan mengajar dan uji pemahaman, lanjut Asri, diharapkan baik FKTP maupun peserta memiliki kesadaran terhadap penyakit tersebut, sehingga pembiayaan pelayanan kesehatan tidak terpaku sebagai upaya pengobatan saja, karena upaya promotif dan preventif sejatinya lebih baik untuk menjaga masyarakat yang sehat untuk tetap sehat.

Asri mengatakan melalui acara tersebut, peserta Prolanis dapat mengupgrade informasi dan pengetahuan terkait Program JKN-KIS khususnya terkait hak dan kewajiban sebagai peserta JKN-KIS.

Selain itu, ada juga Uji Pengetahuan dan Pemahaman tahap kedua untuk menyaring peserta maju ke babak final mewakili kedeputian wilayah masing-masing.

"Saya berterima kasih kepada BPJS Kesehatan, karena dengan adanya kegiatan Knows and Win, saya bisa mendapat informasi terupdate dalam Program JKN KIS, sehingga tidak salah dalam menyampaikan sesuatu ke pasien yang saya temui ataupun masyarakat yang meminta informasi memgenai program ini. Sukses terus untuk BPJS Kesehatan dan selalu berikanlah yang terbaik untuk masyarakat Indonesia," kata PIC Puskesmas Candilama Semarang Veronika.



Pewarta:
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2026