Logo Header Antaranews Jateng

Polda Jateng: Sudah 9 eks napi asimilasi kembali ditangkap karena terlibat tindak pidana

Selasa, 21 April 2020 06:06 WIB
Image Print
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar F Sutisna (ANTARA/ I.C.Senjaya)

Semarang (ANTARA) - Polda Jawa Tengah (Jateng) mencatat 9 narapidana (napi) yang dibebaskan untuk menjalankan asimilasi di rumahnya akibat pandemi COVID-19 ditangkap kembali, karena melakukan tindak pidana.

"Dari 1.771 napi yang melaksanakan asimilasi, ada 9 orang yang kembali ditangkap, karena melakukan tindak kejahatan," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar F Sutisna, di Semarang, Senin.

Para napi tersebut antara lain ditangkap di Polrestabes Semarang, Polresta Solo, Polres Jepara, Sukoharjo, Kebumen, Sragen, dan Banyumas.

Baca juga: Dua minggu dilepas, eks napi asimilasi kembali ditahan karena terlibat pencurian
Baca juga: Bebas asimilasi, belasan napi Rutan Kudus sujud syukur

Adapun tindak pidana yang dilakukan, kata dia, antara lain pencurian, penggelapan, penyalahgunaan narkotika, penganiayaan, hingga pencabulan.

Ia memastikan kepolisian mengawasi keberadaan serta kegiatan yang dilakukan pada napi tersebut.

Kepolisian, lanjut dia, bekerja sama dengan lembaga pemasyarakatan, kelurahan atau desa, hingga tingkat RT/ RW dalam melaksanakan pengawasan.

"Petugas tidak segan-segan melakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat," katanya pula.

Baca juga: 2.002 napi di Jateng dikeluarkan dari lapas



Pewarta :
Editor: Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026