Sebelum pengendara "ojol" meninggal, korban mengaku dibegal dan ditusuk

id Ojol Sukabumi,Polres Sukabumi Kota ,Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota,Kecamatan Cisaat

Sebelum pengendara "ojol" meninggal, korban mengaku dibegal dan ditusuk

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Maolana (kiri) bersama Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo (tengah) dan Waka Polres Sukabumi Kota Kompol Sulaeman Salim (Kanan) saat menunjukan barang bukti senjata yang digunakan tersangka penganiayaan. ANTARA/Aditya Rohman

Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, memburu pelaku penusukan hingga tewas terhadap pengemudi ojek online atau daring di kawasan Rajawali, Jalan Raya Cisaat-Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

"Hingga saat ini kami masih mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap kasus penusukan hingga tewas penarik 'ojol' yakni Taufik Hidayat (49) warga Cibolang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi," kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Maolana di Sukabumi, Senin.

Informasi yang dihimpun, penusukan penarik ojek daring tersebut terjadi Minggu (5/1) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Kondisi korban pertama kali diketahui oleh sesama rekannya sebagai penarik ojek yang melihat almarhum Taufik terkapar di pinggir jalan.

Korban pun langsung dilarikan ke RS Betha Medika Cisaat oleh rekannya. Sebelum meninggal, Taufik sempat mengaku dirinya dibegal dan beberapa kali dipukuli hingga akhirnya ditusuk pelaku di perut sebelah kanan.

Tidak lama setelah mendapatkan penanganan medis dari pihak rumah sakit, akhirnya penarik ojek tersebut tewas diduga karena luka tusuk yang cukup parah. Untuk kepentingan penyelidikan jasad korban dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk dilakukan visum.

"Kami sudah memintai keterangan dari sejumlah saksi dan diharapkan dalam waktu singkat pelaku penusukan pengemudi 'ojol' itu bisa ditangkap agar bisa mengetahui motifnya," ucapnya.

Akibat dugaan pembegalan tersebut selain menghilangkan nyawa korbannya, pelaku juga mengambil handphone milik korban tetapi untuk sepeda motor milik almarhum yakni Honda Beat dengan nomor polisi F-4965-QT tidak ikut dibawa kabur tersangka.

Baca juga: Gojek Lampung didemo ribuan pengendara mitra
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar