Leeds dan Bielsa sabet anugerah Fair Play FIFA

id Marcelo Bielsa,Manajer Leeds United ,FIFA ,Aston Villa

Leeds dan Bielsa sabet anugerah Fair Play FIFA

Manajer Leeds United Marcelo Bielsa. (REUTERS/Action Images/ED SYKES)

Jakarta (ANTARA) - Manajer Leeds United Marcelo Bielsa dan timnya menerima penghargaan Fair Play dari FIFA atas kesportifan mereka saat pertandingan melawan Aston Villa musim lalu.

Bielsa memerintahkan timnya untuk membiarkan Villa menyamakan kedudukan setelah Leeds menciptakan gol pembuka yang kontroversial ketika seri 1-1 dalam laga Championship di Elland Road.

Gelandang Leeds Mateusz Klich mencetak gol ketika seorang pemain Villa terkapar karena cedera di lapangan yang memicu keributan pada babak kedua.

Bielsa memerintahkan pemain-pemainnya untuk "memberikan gol" dan sekalipun bek Pontus Jansson tak menggubris perintah itu, penyerang Villa Albert Adomah merangsek dari separuh lapangan tanpa dihalangi siapa pun untuk menciptakan gol penyama kedudukan.

Bielsa saat itu juga mengatakan akan membayar denda FA untuk klubnya karena dia gagal mengendalikan pemainnya saat pertandingan berakhir seri itu.

Bielsa tidak menghadiri seremoni di Italia dari FIFA itu, tetapi kapten Leeds Liam Cooper menerima anugerah itu atas nama Bielsa.

Baca juga: Ronaldo tak pilih Messi, tapi Messi pilih Ronaldo

Mengutip laman ESPN, sebuah pernyataan klub atas nama Bielsa menyebutkan, "Saya ingin berterima kasih kepada FIFA dan Leeds United serta fans mereka yang tidak mempertanyakan tindakan saya."

"Mereka bisa saja mengklaim saya harus menghormati keputusan wasit. Ketika memilih bagaimana harus bertindak, yang paling sulit adalah bukan saat membedakan antara yang benar atau salah, tetapi menerima konsekuensi dari tindakan yang diambil."

Leeds terlibat dalam kontroversi tiga bulan sebelumnya ketika Bielsa mengaku mengirim seseorang untuk memata-matai latihan Derby County sebelum sebuah pertandingan liga.

Leeds mengalahkan Derby yang diasuh Frank Lampard dengan 2-0 dan setelah pertandingan ini Bielsa meminta maaf atas insiden memata-matai itu.

"Memang benar ada orang dari Leeds di sana," kata dia saat itu seperti dikutip laman ESPN. "Tanggung jawab untuk insiden ini ada pada saya. Saya satu-satunya yang bertanggung jawab, saya tak meminta izin Leeds untuk melakukan hal itu. Saya pernah melakukan hal seperti ini sejak babak kualifikasi Piala Dunia dengan Argentina."

Baca juga: Enam bintang La Liga masuk Tim Terbaik FIFA
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar