Munas, BPD Hipmi Jateng dukung Mardani

id hipmi, bpd jateng,mardani,munas,jakarta,semarang

Munas, BPD Hipmi Jateng dukung Mardani

Presiden Joko Widodo usai membuka Munas HIPMI XVI di Sultan Hotel Jakarta 15-18 September 2019. (Foto: Ist)

Semarang (ANTARA) - Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Tengah pada Munas HIPMI XVI di Sultan Hotel Jakarta 15-18 September 2019 yang dibuka Presiden Joko Widodo telah memutuskan untuk mendukung Mardani Haji Maming menjadi Ketua Umum BPP HIPMI Periode 2019-2022.

Ketua Umum BPD Hipmi Jateng Billy Dahlan dalam keterangan pers yang diterima di Semarang, Selasa, menyebutkan bahwa dari Jawa Tengah memberangkatkan 50 delegasi yang terdiri atas pengurus BPD HIPMI Jawa Tengah serta ketua umum BPC Hipmi se-Jawa Tengah sebagai utusan dan peninjau.

Billy menjelaskan dalam Munas akan dilaksanakan proses pemilihan ketua umum serta pengurus BPP Hipmi dan Jateng menyatakan siap mengikuti proses Munas sampai selesai dan menyatakan dukungan kepada Mardani.

Baca juga: Hipmi proyeksikan Banjarnegara jadi laboratorium ekonomi syariah

"Dan ketiga caketum yang lain, kami rasa sangat layak untuk bersama-sama berproses menjalankan organisasi HIPMI di BPP. Apabila calon ketua umum terpilih dan formatur sudah terbentuk, harapan kami di Badan Pengurus HIPMI Jawa Tengah, kepengurusan yang baru akan bersinergi lebih manfaat lagi dengan kami di daerah dan para BPC Hipmi s-ejawa tengah," katanya. 

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Billy Dahlan menyampaikan apresiasi atas kinerja dan pencapaian BPP Hipmi periode 2015-2019 di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil. 

"Secara umum BPD HIPMI Jateng menerima laporan pertanggungjawaban Ketum Bahlil dan Pengurus BPP di akhir masa baktinya, serta melaporkan kegiatan BPD HIPMI Jawa Tengah yang masih fokus pada pembenahan internal organisasi. Re-konsiliasi dan re-aktivasi BPC pascaMusdalub dan kami telah melaksanakan Muscab dan pelantikan 20 BPC," katanya.

Billy menambahkan bahwa dalam proses membangun sebuah platform digital untuk memanage para anggota akan lebih baik jika terjalin komunikasi, kolaborasi, promosi, pelatihan, dan pendanaan, sehingga proses kaderisasi organisasi bisa berjalan lebih baik lagi.

"Ada lebih dari 50 program kegiatan yang telah kami lakukan, salah satunya adalah program unggulan HIPMI pesantren yang akan kami usulkan menjadi program nasional di Munas," demikian Billy.

Baca juga: Hipmi Surakarta tingkatkan usaha via program pendampingan wirausaha
Baca juga: Banyak anggota baru, Hipmi Jateng gelar pelatihan
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar