Demi "Warkop DKI Reborn" Ganindra Bimo berubah total

id ganindra bimo,warkop dki reborn,film indonesia

Demi "Warkop DKI Reborn" Ganindra Bimo berubah total

Pemain "Warkop DKI Reborn" saat ditemui dalam acara pemutaran perdana di Jakarta, Sabtu (7/9/2019). (ANTAR/Yogi Rachman)

Jakarta (ANTARA) - Aktor Ganindra Bimo mendapat tantangan baru saat memerankan karakter Amir Muka di film "Warkop DKI Reborn" yang membuatnya penampilannya berubah total.

"Untuk karakter saya dikasih kumis, rambut dan kulit dibikin gelap," kata Ganindra Bimo saya ditemui usai pemutaran perdana film "Warkop DKI Reborn" di Jakarta, Sabtu (7/9).

Bimo yang dalam film itu digambarkan sebagai pria keturunan India juga harus mampu berbicara dengan dialek khas India.

Meski demikian, dia mengaku beruntung karena Rako Prijanto sebagai sutradara memberinya kebebasan dalam memerankan karakter tersebut.

"Setiap aktor dikasih kebebasan sama tim terutama Pak Rako dan Falcon. Asik banget dikasih kebebasan," kata Ganindra Bimo.

Baca juga: Indro Warkop sempat menitikkan air mata nonton "Asal Kau Bahagia"

Warkop DKI Reborn kali ini hadir dengan cerita baru yang menceritakan Dono, Kasino dan Indro sebagai agen rahasia.

Mereka di bawah komando Komandan Cok (Indro Warkop) yang kehilangan tangan kanannya, Karman (Mandra), mensinyalir adanya money laundry di dunia perfilman Indonesia.

Money laundry itu diduga terjadi di sebuah PH milik Amir Muka (Ganindra Bimo). Ketiganya bisa masuk dalam dunia film dan terlibat dalam sebuah pembuatan film komedi berpasangan dengan artis sinetron yang hijrah ke dunia film, Inka (Salshabilla Adriani).

Saat pesta, Warkop DKI yang sedang menyelidiki malah membuat Inka terjebak bersama mereka di sebuah ruangan. Warkop DKI dan Inka jatuh pingsan. Saat terbangun, Warkop DKI kaget karena berada di padang pasir, tapi Inka lenyap.

Warkop DKI pun mencari jejak Inka, tapi pencarian itu malah menyeret mereka dalam petualangan seru di padang pasir. Film ini tayang di bioskop mulai tanggal 12 September 2019.
Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar