Snow Playpark ditarget jadi magnet pengunjung Jateng Fair 2019

id jateng fair,2019,snow playpark,semarang,juni

Snow Playpark ditarget jadi magnet pengunjung Jateng Fair 2019

Direktur PRPP Jateng Titah Listyorini saat menjelaskan mengenai penyelenggaraan Jateng Fair 2019. (Foto: Nur Istibsaroh)

Semarang (ANTARA) - Wahana permainan salju "Snow Playpark" ditargetkan dapat menjadi magnet bagi pengunjung Jateng Fair yang akan digelar bertepatan dengan musim liburan sekolah, 28 Juni-14 Juli 2019.

Direktur PRPP Jateng Titah Listyorini menargetkan pada Jateng Fair 2019 dapat mencatat 500.000 pengunjung, karena ada banyak hal menarik yang dapat dinikmati selain Snow Playpark, laser show, juga akan ada penampilan para artis ibu kota seperti Devano, Souljah, Nella Kharisma, Hanin Dhiya, dan lainnya.

"Hanya membayar Rp75.000 untuk dapat menikmati wahana Snow Playpark dan durasinya cukup lama yakni 1 jam permainan," kata Titah yang berharap di musim libur sekolah akan banyak masyarakat yang memanfaatkan Jateng Fair 2019 sebagai ajang rekreasi keluarga.

Pengunjung dapat menikmati Jateng Fair pukul 16.00 WIB-22.00 WIB (Senin-Kamis) dengan harga tiket Rp15.000; pukul 16.00 WIB-23.00 WIB (Jumat-Sabtu) dengan harga tiket Rp20.000; dan pukul 11.00 WIB-23.00 WIB (Minggu) dengan harga tiket Rp20.000.
 
Tahun ini, lanjut Titah, Jateng Fair mengusung tema Glorious Borobudur dengan harapan bisa menghadirkan nuansa destinasi wisata unggulan Jawa Tengah pada moment tersebut. 

Terkait jumlah tenant, Titah menyebutkan setidaknya ada sekitar 300 tenant yang berasal dari berbagai sektor yakni instansi pemerintah, organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN, BUMD, swasta, dan UMKM.

"Sampai saat ini tenant sudah terisi 80 persen. Tenant-tenant tersebut berada di outdoor dan indoor dengan harga Rp6 juta sampai dengan puluhan juta. Kami asumsikan jumlah transaksi baik itu penjualan tiket masuk, makanan, dan semuanya mencapai Rp100 miliar, pendapatan Rp10 miliar, dan target laba Rp2 miliar," demikian Titah Listyorini.
 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar