
Pengamat: Kinerja Poltas Semakin baik

Semarang, (Antaranews Jateng)- Pengamat kepolisian DR T Supriyadi menilai kinerja polisi lalu-lintas (Poltas) ada peningkatan
dan semakin lebih baik.
"Secara keseluruhan kinerja Poltas semakin baik dan signifikan,tetapi tentu ada catatan-catatan kecil yang perlu dibenahi
agar tugasnya lebih sempurna," kata Supriyadi menyambut HUT Lalu-Lintas ke 69 di Semarang,Kamis.
Menurut dia, catatan-catatan kecil yang harus terus dibenahi,kepolisian khususnya lalu-lintas harus cepat dan sigap setiap
ada masukan atau komplain dari masyarakat.
Selain harus cepat dan tanggap atas komplain masyarakat menurut dia, ada tiga catatan penting untuk Korp lalu-lintas agar ke
depannya lebih dicintai masyarakat, yakni menekan terjadinya kecelakaan lalu-lintas, perbaikan pelayanan dan dapat
meningkatkan SDM Poltas.
Supriyadi yang dosen Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Jakarta ini menambahkan, walupun setiap akhir tahun dalam
laporannya ada penurunan kecelakaan, namun secara kuantitatif angka kecelakaan masih tinggi.
Pada tahun 2016 jumlah kecelakaa saat musim mudik lebaran tercatat 4.550 kasus, sedang tahun 2017 menurun menjadi 3.168
kejadian. Korban meninggal pada periode sama tahun 2016 mencapai 1.261 orang, sedang tahun 2017 turun menjadi 742 orang.
Dia berharap, angka kecelakaan lalu-lintas di Jawa Tengah pada tahun 2018 terus menurun.
Dibagian lain Supriyadi menekankan, pimpinan korp lalu-lintas juga bisa mempersempit ruang gerak anggota agar tidak bisa
melakukan tindakan tidak terpuji, misalnya pungli seperti yang terjadi di Kediri Jawa Timur.
Dia menyarankan, Poltas agar meningkatkan kualitas SDM,dengan cara menugaskan anggota yang memiliki kualitas individual
sehingga nantinya mampu meningkatkan pelayanan dan kepercayaan masyarakat.
Kepada masyarakat pengguna jalan dia berpesan bisa mematuhi peraturan lalu-lintas dan memberikan nilai positif kinerja
Poltas,sehingga upaya memperbaiki diri selaku penegak hukum dan pelayan masyarakat direspon masyarakat.
"Bila masyarakat menilai positif tugas Poltas, secara psikis anggota yang akan melakukan tindakan tidak terpujin akan
berpikir dua kali,: demikian Dokter Supriyadi.
Pewarta: Totok Marwoto
Editor:
Totok Marwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
