Asyik, MTs Muhammadiyah Purbalingga dapat bantuan komputer dari BI

id penyerahan bantuan PSBI

Asyik, MTs Muhammadiyah Purbalingga dapat bantuan komputer dari BI

Deputi Kepala KPw BI Purwokerto Lukman Hakim (kanan) saat menyerahkan secara simbolis bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) kepada Kepala MTs Muhammadiyah 7 Purbalingga Suratno di MTs Muhammadiyah 7 Purbalingga, Kejobong, Kabupaten Purbalingga, Senin (30-7-2018). (Foto: Sumarwoto)

Purbalingga (Antaranews Jateng) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Purwokerto menyalurkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia pada 2018 untuk Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 7 Purbalingga di Kejobong, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Bantuan berupa dua komputer personal, satu komputer jinjing (laptop), dan satu proyektor "liquid crystal display" (LCD) berikut layarnya diserahkan secara simbolis oleh Deputi Kepala KPw BI Purwokerto Lukman Hakim kepada Kepala MTs Muhammadiyah 7 Purbalingga Suratno di MTs Muhammadiyah 7 Purbalingga, Kejobong, Senin.

Dalam kesempatan tersebut, Suratno menyampaikan terima kasih atas bantuan yang disalurkan KPw BI Purwokerto melalui PSBI Tahun 2018.

Ia mengakui bahwa kegiatan serah terima bantuan PSBI tersebut terpaksa dilakukan di salah satu ruang kelas karena ruang aula yang dimiliki MTs Muhammadiyah 7 Purbalingga saat sekarang digunakan untuk laboratorium komputer.

 "Jadi, mulai Tahun Ajaran 2017/2018, lembaga pendidikan di bawah Muhammadiyah secara nasional ada dua ujian nasional yang wajib diikuti," katanya.

Ia mengatakan ujian tersebut terdiri atas ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan ujian akhir madrasah berstandar nasional (UAMBN).

Oleh karena itu, pihaknya melakukan pengadaan laboratorium komputer dengan memanfaatkan ruang aula.

"Dengan demikian, ketika ada kegiatan semacam ini, anak-anak yang belajar di ruang kelas ini untuk sementara digeser ke masjid," katanya.

Sekretaris Kecamatan Kejobong Edy Prayitno mengatakan MTs Muhammadiyah 7 Purbalingga telah mencatatkan prestasi di tingkat provinsi maupun nasional meskipun berada di daerah pinggiran.

Siswa MTs Muhammadiyah 7 Purbalingga pada 2015 meraih predikat juara ketiga dalam ajang Olimpiade Fisika tingkat nasional yang digelar di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

"Kemudian pada tahun 2016 juga meraih predikat juara ketiga Olimpiade Fisika tingkat nasional di Universitas Diponegoro Semarang. Selanjutnya pada tahun 2016, lolos Olimpiade Matematika di Singapura dan pada tahun 2017 mendapatkan prestasi juara umum Olimpiade Sains tingkat Jateng dan DIY," katanya.

Dia menyampaikan terima kasih kepada KPw BI Purwokerto yang telah memberikan bantuan di Kecamatan Kejobong dan mengharapkan bantuan tersebut dapat berkesinambungan.

Deputi Kepala KPw BI Purwokerto Lukman Hakim mengaku bangga atas prestasi yang diraih MTs Muhammadiyah 7 Purbalingga di tingkat provinsi maupun nasional.

"Bahkan, sampai ke tingkat internasional. Ini sangat membanggakan sekali dan tentu kami sangat mendukung serta berharap semoga prestasi anak didik makin maju ke depan," katanya.

Dia mengharapkan bantuan PSBI yang disalurkan KPw BI Purwokerto dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-65 Bank Indonesia dan HUT Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat menjadi salah satu bentuk dukungan dan semangat dalam mengembangkan generasi muda yang luhur.

Saat ditemui usai penyerahan bantuan, Lukman mengatakan PSBI merupakan program sosial Bank Indonesia yang dilaksanakan secara berkesinambungan.

"Namun khusus pada bulan Juli dan Agustus ini, kami rangkaikan dengan HUT BI dan HUT Kemerdekaan RI. Beberapa kegiatan di antaranya berupa pemberian bantuan untuk dunia pendidikan dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya seperti keagamaan," katanya.

Sebelumnya, KPw BI Purwokerto telah menyalurkan bantuan PSBI untuk salah satu masjid di Ajibarang, Kabupaten Banyumas, dalam rangka pengembangan dan perbaikan tempat ibadah itu. 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar