
Pemprov Jateng: Logistik pengungsi Merapi sangat cukup

Semarang (Antaranews Jateng) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjamin ketersediaan logistik bagi pengungsi di beberapa daerah yang terdampak letusan Gunung Merapi.
"Saya sudah cek logistiknya sangat cukup dan layak konsumsi, obat-obatan dan layanan kesehatan juga ada," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono di Semarang, Senin.
Ia mengapresiasi kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana alam, bahkan dari segi prabencana, jika ada tanda-tanda aktivitas Gunung Merapi warga di daerah rawan terdampak bencana diungsikan ke tempat yang lebih aman.
Kemudian, saat terjadi bencana, tidak sedikit warga dari luar daerah ikut berpartisipasi membantu dan peduli terhadap masyarakat yang terdampak.
Terkait dengan ketersediaan logistik para pengungsi, Sekda menilai hal itu menunjukkan apa yang dilakukan dan langkah-langkah BPBD provinsi maupun kabupaten/kota sudah siap dan tepat, serta respon masyarakat juga positif.
"Artinya tingkat kegotongroyongan masih tinggi dan secara umum kesiapan dari masyarakat luar biasa, tanggap bencana sudah otomatis kerelaan dan keikhlasan," ujarnya.
Mantan Kepala Dinas Kehutanan itu mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar Gung Merapi untuk tetap waspada dan siaga bencana meskipun kondisi sudah relatif aman.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng Sarwa Pramana menambahkan, sampai saat ini status Gunung Merapi masih waspada sehingga masyarakat Kabupaten Klaten, Magelang, dan Boyolali yang bermukim di lereng Gununh Merapi bergerak ke titik kumpul, itu merupakan suatu tindakan yang positif karena mungkin warga traumatik dengan kejadian 2010.
"Ini menjadi edukasi yang luar biasa, akan tetapi menjadi sangat tidak luar biasa kalau berhari-hari warga tinggal di pengungsian," katanya.
Terkait level status Gunung Merapi saat ini, kata dia, pemerintah daerah diharapkan bisa menjelaskan secara benar bahwa Gunung Merapi berstatus waspada sehingga radius tiga kilometer dari puncak gunung harus dikosongkan dari aktivitas warga.
Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor:
Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
