
Purbalingga intensifkan Kampung KB

Purbalingga (Antaranews Jateng) - Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, terus mengintensifkan program Kampung Keluarga Berencana (KB) sebagai salah satu upaya mengendalikan laju pertumbuhan penduduk di wilayah setempat.
"Program kampung KB terus diintensifkan," kata Bupati Purbalingga, Tasdi, di Purbalingga, Selasa.
Sepanjang tahun 2017, pemerintah kabupaten telah membentuk sebanyak 21 kampung KB yang tersebar di 18 kecamatan di Purbalingga.
"Sasaran program tersebut merupakan desa-desa dengan laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat dan juga tingkat kelahiran yang tinggi," katanya.
Pemerintah kabupaten melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, terus melakukan pembinaan kepada desa-desa sasaran.
Menurut Bupati, upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk penting untuk dilakukan.
Tingginya jumlah penduduk, tambah dia, dapat menimbulkan masalah jika tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja, ketersediaan lahan, ketersediaan energi, hingga ketersediaan pangan.
"Tingginya laju pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali bisa berdampak pada meningkatnya angka pengangguran dan lain sebagainya," katanya.
Karena itu, keberadaan kampung KB sebagai salah satu bentuk miniatur pelaksanaan total program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga secara utuh diharapkan dapat menyukseskan upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk.
"Jika pemerintah kabupaten tidak melakukan tindakan preventif, ledakan penduduk dikhawatirkan akan menimbulkan berbagai masalah di kemudian hari," katanya.
Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor:
Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2026
