Logo Header Antaranews Jateng

BI optimistis perekonomian Solo membaik

Rabu, 21 Februari 2018 21:12 WIB
Image Print
Kepala Kantor Perwakilan BI Solo Bandoe Widiarto (Foto: Aris Wasita Widiastuti)

Solo (Antaranews) - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Surakarta optimistis kondisi perekonomian di Solo pada tahun 2018 terus membaik seiring dengan tingkat inflasi yang rendah dan stabil.

"Berdasarkan data kami, Solo memiliki tingkat inflasi yang rendah dan stabil sehingga kota ini menjadi salah satu Kota di Indonesia yang memiliki tingkat inflasi terendah, yaitu 3,10 persen pada tahun 2017," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Surakarta Bandoe Widiarto di Solo, Rabu.

Ia menilai sektor keuangan di Kota Solo memiliki "performance" yang kuat dan stabil sehingga dapat menjalankan fungsi intermediasi dengan baik. Selain itu Soloraya memiliki sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang sangat menguntungkan, terutama proyek konektivitas transportasi.

"Proyek ini bertujuan untuk lebih meningkatkan sarana transportasi, antara lain dengan pembangunan jalan tol, layanan transportasi kereta api bandara yang menghubungkan situs wisata di wilayah sekitarnya, yakni Yogyakarta, dan Jawa Tengah dengan melewati rute sejumlah destinasi wisata unggulan seperti Candi Borobudur dan Prambanan," katanya.

Ia mengatakan faktor lain adalah Solo berhasil meraih gelar sebagai kota yang paling layak huni di Indonesia pada tahun 2017.

Menurut dia, penilaian tersebut dengan melihat faktor kualitatif dan kuantitatif di lima kategori yaitu harga pangan, perawatan kesehatan, air bersih, pendidikan, dan infrastruktur rumah ibadah.

"Selain itu, Solo merupakan kota pusat seni, budaya, dan kuliner di Pulau Jawa. Pelancong menghabiskan waktu untuk menjelajahi Kota Bengawan ini untuk mencari batik terbaik, kesenian wayang, menikmati konser gamelan, dan seni jalanan," katanya.

Bahkan, katanya, UNESCO mengakui Solo sebagai kota kreatif. Nilai budaya dan seni yang kuat di Solo terus berkembang, menghasilkan seniman, dan berbagai pertunjukan seni setiap tahunnya.

"Kami sangat percaya bahwa beragam pertunjukan seni sangat penting untuk pengembangan ekonomi kreatif," katanya.

Oleh karena itu, melihat kondisi tersebut pihaknya berharap angka pertumbuhan ekonomi tahun ini di wilayah Soloraya bisa pada kisaran 5,1-5,6 persen.***3***

(U.KR-AWA/B/B015/B015) 21-02-2018 20:13:55



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026