Logo Header Antaranews Jateng

PDIP Ajak PKB Berkoalisi Dalam Pilkada Kudus

Senin, 11 September 2017 21:09 WIB
Image Print
KUDUS - Ketua DPRD Kudus Masan yang juga kader PDI Perjuangan (nomor dua dari kiri) menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Kudus, Jawa Tengah, Jumat (28/7). Selain Masan, terdapat Umar Ali yang juga mengembalikan formulir

Kudus, Antara Jateng - Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengajak PKB untuk berkoalisi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kudus 2018.

Pengurus DPC PDI Perjuangan Kudus yang datang ke kantor DPC PKB Kudus, Senin, yakni Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kudus Masan yang juga Ketua DPRD Kudus serta salah satu kandidat dan pengurus DPC PDI Perjuangan Kudus Aris Suliyono.

Ajakan koalisi tersebut diperkuat dengan penyerahan surat resmi ke pengurus DPC PKB Kudus.

"Kedatangan kami ke DPC PKB bukan untuk mendaftar, melainkan untuk mengajak koalisi untuk mendukung calon dari PDIP," kata Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kudus Masan yang juga Ketua DPRD Kudus itu.

Ia mengataka sudah menjalin komunikasi dengan beberapa partai untuk menawarkan koalisi.

Sebelumnya, kata dia, PDIP Kudus juga melakukan komunikasi dengan Partai Hanura, sementara dengan partai lainnya juga dilakukan.

"Komunikasi yang dilakukan untuk menggalang kekuatan pada Pilkada 2018," ujarnya.

Ia mengakui PDIP Kudus tanpa harus koalisi sudah bisa mengusung sendiri pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus dalam pilkada mendatang.

Hanya saja, lanjut dia, PDIP tetap akan melakukan komunikasi politik.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kudus Ilwani mengatakan surat ajakan koalisi dari DPC PDI Perjuangan untuk Pilkada 2018 sudah diterima.

"Hanya saja keputusan untuk menerima ajakan koalisi tersebut harus melalui pembahasan di internal partai terlebih dahulu," katanya.

Terkait keinginan berkoalisi dengan PDI Perjuangan, Ilwani mengaku keinginan tersebut memang ada, namun semua proses harus dilalui terlebih dahulu, apalagi banyak kandidat lain yang mendaftar lewat PKB.

"Jika diajak berkoalisi, tentunya PKB ingin menempatkan posisi wakil bupati, karena PKB memiliki enam kursi," ujarnya.

Demikian halnya, kata dia, ketika diajak berkoalisi oleh partai lain, tentunya akan dibahas terlebih dahulu.

Ia menganggap politik cukup dinamis, sehingga setiap saat akan ada perkembangan terbaru, mengingat PKB juga menyiapkan kader yang akan maju pilkada.

Pada penjaringan yang dilakukan PDIP Kudus beberapa waktu lalu, terdapat dua nama yang diajukan ke DPP PDI Perjuangan untuk mendapatkan rekomendasi.

Keduanya, yakni Masan yang merupakan kader PDIP dan Sumiyatun yang merupakan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kudus.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026