Logo Header Antaranews Jateng

Lelang Ikan di TPI Pekalongan Sepi

Kamis, 31 Agustus 2017 12:53 WIB
Image Print
Aktivitas lelang ikan di TPI Kota Pekalongan, Jawa Tengah. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Kutnadi)

Pekalongan, ANTARA JATENG - Aktivitas lelang ikan di Tempat Pelelangan Ikan Kota Pekalongan, Jawa Tengah, selama dua hari terakhir ini sepi karena para nelayan memilih menunda membongkar hasil tangkapan ikannya untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah.

Kepala TPI Kota Pekalongan, Sugiyo, di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa sejak Rabu (30/8) dan Kamis (31/8) tidak ada satu pun kapal nelayan membongkar hasil tangkapan ikannya sehingga aktivitas lelang ikan di TPI sepi.

"Sebenarnya sudah ada tiga kapal berbobot di atas 30 gross tone (GT) yang bersandar di TPI. Akan tetapi para nelayan memilih membiarkan hasil tangkapan ikannya disimpan di kapal," katanya.

Ia mengatakan sepinya aktivitas lelang ikan di TPI juga disebabkan banyaknya bakul ikan memilih di rumah untuk mempersiapkan perayaan Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah.

"Kami memperkirakan aktivitas lelang ikan akan kembali ramai pada Senin (4/9)," katanya.

Demikian pula, kata dia, sepinya aktivitas lelang ikan juga disebabkan banyak kapal kecil dari daerah lain atau nelayan "Arek-Arek" belum melaut karena masih mengurus izin kapal.

"Kami memperkirakan kapal kecil nelayan dari daerah lain akan datang awal September mendatang. Kami memperkirakan aktivitas lelang ikan akan ramai mulai awal September 2017," katanya.

Menurut dia, dengan menurunnya produktivitas ikan itu berpengaruh terhadap harga ikan naik Rp1.000 per kilogram hingga Rp1.500 per kilogram.

Harga ikan layang, kata dia, semula Rp16.500 per kilogram kini naik menjadi Rp18 ribu/ kilogram, banyar semula Rp18 ribu/ kilogram naik Rp19 ribu/ kilogram, dan lemuru Rp6 ribu/ kilogram Rp7 ribu/ kilogram.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026