Logo Header Antaranews Jateng

Juni, Dana Desa di Temanggung Diharapkan Cair

Rabu, 24 Mei 2017 10:16 WIB
Image Print
Ilustrasi - Bupati Temanggung, Bambang Sukarno meninjau foto hasil pembangunan yang dibiayai dana desa usai meresmikan 94 proyek dana desa di Kecamatan Kaloran. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Heru Suyitno)

Temanggung, ANTARA JATENG - Anggaran dana desa dari Pemerintah Pusat ke sejumlah desa di Kabupaten Temanggung diharapkan sudah diterima desa pada awal Juni 2017, kata Kepala Dinas Pemberdayaan Pembangunan Desa Kabupaten Temanggung, Agus Sarwono.

Agus di Temanggung, Rabu, mengatakan dana desa sekarang sudah di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Magelang.

"Sekarang baru proses aplikasi dengan Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Temanggung," katanya.

Ia menuturkan mudah-mudahan pada akhir bulan ini dana desa sudah bisa masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dan secepatnya akan ditransfer ke rekening masing-masing desa di Kabupaten Temanggung untuk tahap pertama 60 persen.

"Target akhir bulan ini masuk ke RKUD langsung ditransfer ke masing-masing desa sehingga awal Juni 2017 sudah masuk ke rekening desa," katanya.

Ia mengatakan dana desa tahap kedua nanti 40 persen disalurkan pada Agustus 2017 sehingga target pembangunan desa bulan november 2017 sudah selesai secara fisik, tinggal nanti penyelesaian administrasi.

"Pada bulan Desember 2017 diharapkan masing-masing desa sudah persiapan untuk kegiatan tahun 2018," katanya.

Menyinggung penyaluran alokasi dana desa (ADD), Agus mengatakan pekan lalu ADD sudah disalurkan melalui dua bank penyalur, yaklni BKK dan Bank Pasar Temanggung.

Ia mengatakan rekening ADD di Kabupaten Temanggung ada dua, yakni sembilan kecamatan di Bank Pasar dan 11 kecamatan di BKK.

"Semua sudah disalurkan, sekarang sudah tahap mengajukan surat perintah pencairan dana (SP2D) untuk bantuan keuangan baik yang dari APBD kabupaten maupun dari provinsi sehingga nanti paling lambat 15 hari bantuan keuangan harus sudah dilaksanakan oleh masing-masing desa," katanya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026