Logo Header Antaranews Jateng

Hasil Tangkapan Ikan Nelayan Jepara Turun

Rabu, 24 Mei 2017 06:49 WIB
Image Print
Sejumlah pedagang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Selasa (23/5), menjajakan ikan hasil tangkapan nelayan. (Foto: ANTARAJATENG.COM/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Jepara, ANTARA JATENG - Hasil tangkapan ikan para nelayan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mengalami penurunan meskipun menurut sejumlah nelayan di daerah itu cuaca lautnya cukup mendukung untuk melaut.

Puji Harianto, nelayan asal Desa Ujungbatu, Kecamatan Jepara Kota, Jepara, Selasa, mengakui hasil tangkapan ikannya pada musim ini cenderung minim jika dibandingkan dengan hasil pada bulan sebelumnya.

Pada hari Selasa, penghasilannya hanya Rp600 ribu karena ikan hasil tangkapannya tidak banyak. "Ini belum dikurangi biaya operasional sebesar Rp200 ribu," ujarnya.

Hasil tangkapan pada bulan sebelumnya, menurut dia, lebih dari Rp1 juta.

"Ketika di tengah laut, cuacanya memang tidak menentu karena tiupan angin yang cukup kencang sehingga terjadinya gelombang tinggi," katanya.

Ia mengatakan bahwa gelombang tinggi hanya terjadi di tengah laut, sedangkan ketika di tepian tidak terjadi.

Jenis ikan yang diperoleh, antara lain, ikan cumi, krisi, dan udang.

Pada bulan Ramadan 1438 Hijriah, dia tetap melaut karena biasanya harga jual ikan makin mahal. Hal ini disebabkan tingginya permintaan ikan laut, sedangkan pasokan ikan tidak menentu.

Solikin, nelayan lainnya, mengakui hal yang sama bahwa musim melaut pada bulan ini hasil tangkapannya cenderung sedikit.

"Pendapatan yang diperoleh setiap nelayan tidak menentu karena saat ini hanya bisa membawa pulang uang Rp500 ribu," ucapnya.

Ia menduga minimnya hasil tangkapan ikan itu karena cuaca laut yang tidak menentu. Padahal, saat ini seharusnya cuacanya sangat mendukung karena cukup cerah.

"Dengan bekal uang Rp250 ribu untuk melaut, penghasilan kami ternyata hanya Rp500 ribuan," ujarnya.

Dengan penghasilan sebesar itu, menurut dia, tentunya tidak cukup untuk bekal melaut keesokan harinya karena dia harus membaginya dengan dua nelayan lain yang ikut melaut.

Berdasarkan pantauan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu, Jepara, aktivitas jual beli ikan hasil tangkapan nelayan relatif cukup ramai meskipun hasil tangkapan para nelayan tidak terlihat seperti bulan-bulan sebelumnya. Pada bulan lalu, hasil tangkapan relatif cukup banyak, bahkan mereka membawa drum plastik.

Sementara itu, yang terlihat saat ini hanya membawa ember plastik berukuran sedang.




Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026