
Lumpur Genangi SD Negeri Sambungrejo

Magelang, ANTARA JATENG - Sekolah Dasar Negeri Sambungrejo, Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terkena imbas banjir bandang pada Sabtu (29/4), yakni halaman dan kelas tergenang lumpur meskipun bangunan tidak rusak.
Berdasarkan pantauan di Magelang, Minggu, agar sekolah tersebut segera bisa digunakan untuk proses belajar mengajar maka sebagian relawan berupaya membersihkan sekolah tersebut dari lumpur dan sampah.
Banjir bandang yang terjadi Desa Sambungrejo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, mengakibatkan sejumlah korban tewas dan hilang.
Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan pihaknya telah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga untuk melakukan pemetaan berkaitan dengan kondisi SDN Sambungrejo yang juga terdampak banjir.
"Kami telah meminta Kepala Dinas Pendidikan segera melakukan tindakan, khususnya untuk proses berlajar mengajar di SD tersebut agar tidak terganggu," katanya.
Ia menuturkan SD tersebut kemasukan lumpur dan harus dilakukan pembersihan secepatnya agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik.
"Kalau bisa dalam satu-dua hari ini dilakukan penanganan dan besok Selasa (2/5) sudah bisa melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah tersebut," katanya.
Ia mengatakan seandainya pembersihan hingga kelas belum selesai, maka akan dilakukan langkah yang paling cepat, yakni menggabungkan siswa SD tersebut dengan sekolah terdekat.
Ia menyampaikan tidak jauh dari SDN Sambungrejo, terdapat SDN Tlogorejo, yang jaraknya sekitar satu kilometer dari SDM Sambungrejo.
"Kepala Dinas Pendidikan sudah saya perintahkan untuk menyiapkan segala sesuatunya, jangan sampai anak-anak telantar untuk memperoleh pendidikan, apalagi bagi kelas enam sebentar lagi mau menghadapi ujian," katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, Kabupaten Magelang Haryono mengatakan meskipun tim gabungan fokus melakukan pencarian korban yang belum ketemu, sebagian mereka diarahkan untuk membersihkan SDN Sambungrejo dari lumpur dan material lainnya.
"Seandainya sampai Selasa (2/5) proses pembersihan belum selesai maka siswa akan digabung dengan SD Tlogorejo. Kebetulan siswa SD Sambungrejo tidak terlalu banyak, hanya sekitar 140-an siswa," katanya.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
