Dankodiklatau Lantik 436 Prajurit Tamtama TNI AU

id dankodiklatau, prajurit tamtama, tni au

Dankodiklatau Lantik 436 Prajurit Tamtama TNI AU

Prajurit Dua Tamtama TNI AU angkata ke-72 sedang diambil sumpahnya di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo Surakarta, Jumat (28/4). (Foto: ANTARAJATENG.COM/Bambang Dwi Marwoto)

Solo, ANTARA JATENG - Komandan Komando Pendidikan dan Latihan Angkatan Udara Marsekal Muda TNI Eko Supriyanto mengambil sumpah dan melantik 436 prajurit Tamtama TNI AU angkatan ke-72 di Lapangan Dirgantara Adi Soemarmo, Surakarta, Jumat.

Upacara pengambilan sumpah dan pelantikan para Tamtama tersebut dipimpin langsung Dankodiklatau dan juga ditandai dengan memberikan tanda pangkat prajurit dua kepada siswa terbaik Prada Wilson Tua Manullang (22) kelahiran Jakarta.

Menurut Eko Supriyanto acara pelantikan dan pengambilan sumpah prajurit Tamtama tersebut sangat ditunggu-tunggu, setelah mereka mengikuti pendidikan dasar keprajuritan dengan proses sangat panjang dan melelahkan di Lanud Adi Soemarmo selama lima bulan.

Oleh karen itu, kata Dankodiklatau, pengetahuan, ketrampilan dasar militer yang telah didapat selama mengikuti pendidikan harus benar-benar dihayati dan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota TNI AU.

Dankodiklatau mengingatkan sebagai prajurit TNI, jika dikemudian hari melalaikan tugas ataumelakukan kesalahan tindak disimplin militer, maka akan bethadapan dengan hukum militer.

Untuk itu, lanjut Dankodiklatau, sebagai prajurit harus jaga dan hindari perbuatan tercela, yang dapat merugikan baik diri sendiri maupun menjatuhkan citra TNI AU dan TNI pada umumnya.

"Kami ucapkan selamat menjadi bagaian personel TNI AU, telah mengemban tugas dan tanggung jawab yang tidak ringan sebagai prajurit," kata Dankodiklatau.

Komandan Lanud Adi Soemarmo Kolonel (Pnb) M. Tonny Harjono mengatakan mereka telah menempuh pendidikan selama lima bulan di Skadron Pendidikan 404 yang dipimpin oleh Letkol Nav Ali Sudirman Pasaribu. Para Tamtama di Skadik itu, digembleng, ditempa dari masyarakat sipil menjadi prajurit TNI AU yang tanggap, tanggon, terngginas, dan profesional.

Selain pendidikan kemiliteran, kata Danlanud, pra prajuirt juga dididik kematraan udara, dengan dibekali materi pelajaran seperti soal Hak Asasi Manusia (HAM), ajaran Agama, kewarganegaraan, sejarah, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan ilmu tehnik komputer.

Para acar pelantikan tersebut juga dimeriahkan berbagai atraksi aeromondeling, kolone senjata, beladiri TNI, dan operasi penyergapan di sarang musuh terorisme yang diperagakan para prajurit yang baru dilantik itu.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar