Logo Header Antaranews Jateng

Pasar Dandangan Tampung 434 Pedagang

Senin, 17 April 2017 23:26 WIB
Image Print
Ilustrasi - Pedagang menggelar barang kerajinan dalam pasar Dandangan Kudus.

Kudus, ANTARA JATENG - Perayaan tradisi Dandangan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, yang direncanakan digelar mulai 16-25 Mei 2017 diprediksi mampu menampung 434 pedagang, kata Kepala Bidang PKL Dinas Perdagangan Kudus Sofyan Duhri.

"Jumlah pedagang tersebut masih memungkinkan bertambah, karena tahun sebelumnya juga menyediakan khusus gerai untuk pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari luar kota serta pedagang luar daerah juga banyak sering berlangganan berjualan di perayaan dandangan," ujarnya di Kudus, Senin.

Ia mengatakan, prediksi jumlah pedagang yang dimungkinkan bisa ditampung selama perayaan Dandangan itu sesuai data tahun sebelumnya, sebagian ada yang berjualan secara lesehan dan sebagian lagi berjualan dengan tenda atau gerai yang disediakan oleh Dinas Perdagangan.

Untuk menampung ratusan pedagang tersebut, lanjut dia, Dinas Perdagangan akan menyediakan gerai yang akan disewakan ke pedagang selama perayaan tradisi Dandangan serta menyiapkan lahan lesehan untuk para pedagang yang hendak berjualan secara lesehan.

Adapun ukuran setiap gerai, kata dia, bervariasi, karena disesuaikan dengan jenis komoditas yang dijual.

Biaya retribusinya, kata dia, per meter persegi sebesar Rp2.000 per hari, sesuai dengan peraturan bupati nomor 12 tahun 2012 tentang Pemakaian Kekayaan Daerah.

Harga sewa tersebut, belum termasuk retribusi sampah dan biaya sewa listrik.

Pedagang kaki lima yang sebelumnya berjualan di sepanjang jalan yang akan digunakan perayaan Dandangan akan dialihkan ke tempat lain, seperti di Jalan Sunan Kudus mulai perempatan ba`agil ke timur.

Terkait dengan retribusi sampah, berdasarkan Perbub Nomor 12/2010 tentang Retribusi Sampah dijelaskan bahwa tarifnya untuk setiap meter persegi sebesar Rp60.

Panitia Dandangan juga menyiapkan tenaga medis dan mobil ambulans serta mobil pemadam kebakaran untuk antisipasi kebakaran serta bantuan medis.

Adapun gerai yang disediakan, tersebar di Jalan Sunan Kudus, Jalan Madureksan, Jalan Kiai Telingsing, Jalan Pangeran Puger, Jalan Wahid Hasyim, Jalan KH A Dahlan Jalan Menara serta Jalan Kudus-Jepara.

Untuk pengalihan arus lalu lintas yang sebelumnya melintas di Jalan Sunan Kudus, katanya, menunggu hasil koordinasi dengan dinas terkait.

Tradisi Dandangan di Kudus untuk menandai awal puasa Ramadhan biasanya diramaikan dengan kirab Dandangan dengan menampilkan potensi budaya beberapa desa di Kudus dengan rute kirab di jalan-jalan protokol.

Setibanya di Alun-alun, peserta kirab melakukan adegan untuk menceritakan perkembangan Islam secara sederhana.

Seremonial tersebut biasanya ditutup dengan pemukulan bedug yang dilakukan oleh pejabat instansi terkait, sekaligus dimulainya awal bulan puasa Ramadan.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026