
Pemkab Batang meminta warga aktif perbarui data desil

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah minta warga secara aktif memperbaharui data desil kesejahteraan sosial melalui pemerintah desa atau kelurahan sebagai upaya mencegah ketidaksesuaian kondisi yang sebenarnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang Willopo di Batang, Selasa, mengatakan dinamika ekonomi keluarga bisa berubah sewaktu-waktu sehingga data yang tersimpan di sistem tidak boleh dibiarkan usang.
"Teruslah melakukan pemutakhiran data. Kami bertindak sebagai fasilitator pengusulan dan pembaruan sedangkan keputusan akhir tingkat kesejahteraan berada di pusat," katanya.
Menurut dia, perubahan status desil mungkin dilakukan selama masyarakat aktif mengajukan pembaruan informasi kondisi ekonomi mereka yang sebenarnya melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat.
Kepada warga yang mendapati ketidaksesuaian data seperti keluarga tidak mampu yang mendadak masuk kategori desil tinggi, kata dia, pintu perbaikan selalu terbuka melalui operator desa/kelurahan yang mengelola Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
"Kami menyarankan melakukan pemutakhiran. Bagaimana caranya pemutakhiran? Koordinasi dengan menghubungi kepada pemerintahan desa atau kelurahan di mana tempat tinggalnya," katanya.
Ia mengatakan untuk memperlancar proses ini, warga juga bisa meminta bantuan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang disiagakan di 248 desa dan kelurahan.
"Kami memastikan bahwa peluang perbaikan data sangat terbuka asalkan informasi yang disajikan valid dan sesuai fakta di lapangan. Perubahan itu berdasarkan data yang diisi oleh yang bersangkutan," katanya.
Baca juga: DPRD Batang minta Pemkab kembalikan fungsi LP2B bermasalah
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
