Logo Header Antaranews Jateng

Prospektif, Masyarakat Temanggung Didorong Budi Daya Ikan Hias

Senin, 17 April 2017 15:46 WIB
Image Print
Pengunjung bermain dengan sejumlah indukan ikan Koi saat dilaksanakan aplikasi prebiotik, vaksin DNA dan pakan BPPBIH (Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias) di kolam pembenihan Mina Papilon, Parakan, Temanggung, Jateng, Sabtu (27/9).

Temanggung, ANTARA JATENG - Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mendorong masyarakat mengembangkan budi daya ikan nonkonsumsi, yakni ikan hias air tawar.

"Tidak hanya budi daya ikan konsumsi, kami juga mendorong pengembangan budi daya ikan nonkonsumsi," kata Kepala Bidang perikanan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung, Muhammad Hadi di Temanggung, Senin.

Menurut dia perkembangan budi daya ikan hias dan pemasaran ikan hias di Temanggung cepat sekali.

Ia menuturkan untuk menfasilitasi para pelaku pembudidaya ikan hias air tawar dan pemasaran ikan hias air tawar di Temanggung, pihaknya menyelenggarakan lokakarya budidaya ikan nonkonsumsi yang diikuti oleh 30 orang.

Menurut dia kegiatan lokakarya ini untuk menambah wawasan di bidang teknologi ikan hias air tawar dan memperluas jangkauan pemasaran ikan hias ke luar daerah.

Ia mengatakan pada lokakarya tersebut menghadirkan narasumber Zuwono dari Madani Aquatic Bogor yang merupakan putra kelahiran Temanggung yang telah sukses dalam usaha ikan hias air tawar di Bogor.

Dalam materinya tentang peluang usaha budidaya ikan hias air tawar, strategi dan manajemen pemasaran ikan hias serta kemitraan usaha, Zuwono menilai Temanggung sangat potensi dan mempunyai peluang untuk pengembangan ikan hias air tawar.

Ia bahkan menawarkan 200 jenis ikan hias yang bisa dibudidayakan disesuaikan dengan lahan dan sumber air, terutama kualitas air.

Ia menyampaikan untuk menjalin kemitraan para pembudidaya ikan hias Temanggung dapat mengirim ikan ke Bogor setiap hari dengan kuantitas dan kualitas yang sesuai, hal ini untuk menjaga kelangsungan kemitraan, karena ikan hias tersebut akan diekspor.

Ia mengatakan untuk mendukung permodalan usaha budidaya ikan hias, pihaknya menyarankan agar pembudidaya mengambil kredit usaha rakyat (KUR).



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026