
Semarang Jadi Percontohan Aplikasi "Jaga" KPK

Semarang, ANTARA JATENG - Kota Semarang direncanakan menjadi percontohan penerapan aplikasi JAGA dari Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengawasi pelayanan publik di bidang kesehatan dan pendidikan.
Hal itu tertuang dalam pertemuan Ketua Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) KPK untuk Jawa Tengah Najib Wahito dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Balai Kota Semarang, Jumat.
Didampingi fungsional Korsupgah KPK Guntur, Najib mengatakan KPK akan melakukan supervisi atau pendampingan langsung kepada Pemerintah Kota Semarang, khususnya dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
Aplikasi "JAGA" itu merupakan aplikasi "mobile" yang dikembangkan oleh KPK untuk mewujudkan keterbukaan publik dalam membantu melakukan pencegahan korupsi, melalui partisipasi dari masyarakat.
"Kami amati banyak inovasi serta gagasan dari Kota Semarang yang berjalan karena adanya integritas orang di belakangnya. Sistem yang dibuat hanya akan berjalan bila orang di belakangnya punya integritas," katanya.
Dalam upaya pemberantasan korupsi, kata dia, khususnya di bidang pencegahan yang terpenting adalah kepala daerahnya dan Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, dinilai memiliki komitmen terhadap pencegahan korupsi.
Hendi selaku Wali Kota Semarang mengapresiasi kedatangan KPK yang akan melakukan pendampingan dalam upaya mencegah korupsi, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.
"Menurut Transparency International Indonesia (TII), Kota Semarang ada di ranking 25 dalam daftar indeks persepsi korupsi (IPK) di Indonesia pada 2010. Pada 2015, peringkatnya melonjak jadi tiga," katanya.
Artinya, kata orang nomor satu di Kota Semarang itu, Pemkot Semarang membuktikan komitmennya dari waktu ke waktu yang semakin besar dalam upaya pemberantasan korupsi di jajarannya.
"Dengan adanya dukungan yang diberikan KPK melalui Korsupgah, saya optimistis pada survei IPK selanjutnya, Kota Semarang bisa menjadi yang terbaik. Apalagi, sektor pendidikan dan kesehatan perhatian penting kami," katanya.
Dalam memimpin Kota Semarang, setidaknya ada lima fokus kerja pasangan Hebat (Wali Kota Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu), yakni Healthy (kesehatan), Education (pendidikan), Building yang berupa infrastruktur fisik, Attitude mengenai perilaku para pelayan masyarakat, serta Trading (pengembangan perdagangan dan bisnis).
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
