Logo Header Antaranews Jateng

30 PNS Temanggung Ikuti Lelang Jabatan

Senin, 6 Maret 2017 17:08 WIB
Image Print
Ilustrasi - Seleksi lelang jabatan lurah. (FOTO ANTARA/Zabur Karuru)

Temanggung, ANTARA JATENG - Sebanyak 30 pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Temanggung, Jawa Tengah, mengikuti lelang jabatan untuk mengisi lima formasi jabatan yang masih kosong.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Temanggung Djafar di Temanggung, menyebutkan lima jabatan yang kosong tersebut, yakni Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Kepala Dinas Perhubungan.

Selain itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, dan Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Lingkungan Hidup.

"Semula ada 31 orang yang mendaftarkan diri untuk ikut lelang jabatan, namun hanya 30 orang yang terpilih untuk seleksi tahap berikutnya," katanya.

Ia menuturkan 30 orang tersebut diseleksi oleh panitia seleksi lelang jabatan yang berjumlah tujuh orang, terdiri atas tiga unsur birokrasi dan empat unsur eksternal. Unsur eksternal terbagi menjadi dua orang dari akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan dua orang lainnya merupakan tokoh masyarakat.

"Proses seleksi sudah berlangsung dan hasilnya akan dirapatkan pada 8 Maret 2017," katanya.

Ia mengatakan tim seleksi lelang jabatan hanya punya kewenangan untuk menyeleksi sampai terpilih masing-masing ranking tiga besar untuk tiap formasi, maka akan terpilih 15 orang untuk mengisi lima formasi jabatan.

"Sebanyak 15 orang hasil seleksi tim pansel, selanjutnya diajukan ke bupati pada 13 Maret 2017 dan bupati yang punya kewenangan memilih masing-masing satu orang untuk mengisi jabatan," katanya.

Ia menyebutkan dari 30 orang yang mengikuti seleksi lelang jabatan tersebut, yakni Widiatmoko (Kabag Hukum), Widiharso (Kabid Rehabsos Dinsos), R. Heri Ibnu Wibowo (Sekretaris Dishub), dan Sunardi (Kabag Perekonomian) bersaing memperebutkan jabatan Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Lingkungan Hidup.

Bambang Setyo Utomo (Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas LH), Satria Endra Basuki (Sekretaris Satpol PP dan Damkar), Fajar Pramudito (Kabag Kesra), Adi Pitoko (Camat Jumo), dan Djoko Prasetyono (Kabag Ortala) memperebutkan jabatan Kepala Satpol PP dan Damkar.

Bagus Pinuntun (Kabag Pembangunan), Johan Sugeng Harijadi (Kabid Ketahanan Keluarga dan Keluarga Sejahtera Dinas Pengendalian Penduduk, KB, PP, dan PA, Supriyanto (Camat Pringsurat), dan Herman Santoso (Camat Kledung) memperebutkan formasi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Hary Agung Prabowo (Kabag Umum), Muh Usdimanto (Camat Bulu), Agus Sujarwo (Camat Parakan), dan Cahyono Eko Sembodo (Kabid Lalu Lintas dan Perparkiran Dishub) memperebutkan formasi Kepala Dinas Perhubungan.

Sebanyak 13 orang bersaing untuk mendapatkan posisi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, yakni Bambang Nugroho (Kabag Tata Pemerintahan Umum), Agus Munadi (Sekretaris Dinkes), Adi Nurtantio (Sekretaris DLH), Didik Nuryanta (Kabid Kebudayaan Disparbud), M. Romadhon J.R. (Kabag Pemdes), dan Untung Prabowo (Kabid Perkebunan Distanbunhut), Witarso Saptono Putro (Kabag Humas), Tri Raharjo (Camat Kranggan), Ipung Mulyati (Sekretaris Disnakan), Agus Megantoro (Camat Tembarak), Sunyoto (Kabid PAUD PNF Disdikpora), Trijoga (Kabag Umum dan Humas DPRD), dan Indra Setriawan (Sekretaris Bappeda).



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026