
Pemkab Kudus lelang jabatan untuk empat jabatan pimpinan tinggi

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, segera membuka lowongan untuk mengisi kekosongan jabatan pimpinan tinggi pratama di tiga organisasi perangkat daerah (OPD) di Kudus.
"Seleksi terbuka untuk mengisi kekosongan tiga pimpinan tinggi pratama tersebut, mulai dari Dinas PKPLH, Inspektorat, dan RSUD Kudus," kata Bupati Kudus Sam'ani Intakoris ditemui usai pelantikan 66 jabatan administrator dan jabatan pengawas di Pendopo Belakang Kabupaten Kudus, Senin.
Ia mengungkapkan tahapannya juga masih harus menunggu persetujuan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kudus Tulus Tri Yatmika mengungkapkan tahapan yang harus dilalui, mulai dari persiapan perencanaan pembukaan seleksi terbuka.
Tahapan berikutnya, kata dia, mengajukan persetujuan BKN untuk melakukan seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama.
Sementara dalam pelantikan 66 jabatan administrator dan jabatan pengawas, Sam'ani Intakoris menyampaikan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk mewujudkan birokrasi yang sehat, adaptif, dan profesional.
"Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk menciptakan birokrasi yang sehat sekaligus memberikan ruang pengembangan bagi aparatur agar semakin kompeten dan profesional dalam menjalankan tugas," ujarnya.
Selain itu, kata dia, juga menjadi rotasi jabatan menjadi sarana pengayaan pengalaman dan talenta aparatur sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi organisasi dan masyarakat.
Ia berharap seluruh pejabat dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta menunjukkan kinerja terbaik untuk kemajuan Kabupaten Kudus.
Selain itu, Bupati Kudus mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan amanah yang diberikan. Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah harus terus dijaga melalui pelayanan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
"Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Tunjukkan integritas, loyalitas, dan dedikasi dalam bekerja. Di tengah dinamika ekonomi dan perkembangan yang terus berlangsung, saya minta seluruh jajaran tetap mengedepankan pelayanan publik yang optimal serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat," ujarnya.
Bupati Sam'ani juga menekankan keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh program dan anggaran, tetapi juga oleh kualitas aparatur dalam memberikan pelayanan dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
