Logo Header Antaranews Jateng

Pengelola Hotel Buat Agenda Wisata

Minggu, 26 Februari 2017 20:05 WIB
Image Print
Finalis pemilihan Ratu Jamu Gendong dan Jamu Gendong Teladan 2014 mengunjungi pusat kerajinan kayu "Rik Rok" di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, dalam agenda wisata desa kawasan Candi Borobudur, Sabtu (6/12). (Foto: ANTARAJATEN

Semarang, ANTARA JATENG - Para pengelola hotel di Provinsi Jawa Tengah diminta ikut membuat berbagai agenda wisata guna menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

"Salah satu hal yang harus kita dorong itu `create event`, bisa enggak hotel membuat `event` agar orang datang? Kalau kurang `event`, ya, orang enggak akan datang," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Minggu.

Menurut Ganjar, meningkatnya target wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Tanah Air di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional menjadi tantangan para pelaku usaha di bidang perhotelan.

"Mereka dituntut terus memutar otak untuk menciptakan acara-acara kreatif untuk menarik wisatawan dan memperlama waktu tinggal mereka saat melancong ke daerah," ujarnya.

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan bahwa wisatawan mancanegara cenderung menginap untuk menikmati liburan mereka ketika ada acara-acara menarik di daerah.

"Hal itu menjadi peluang bagi para pelaku usaha di bidang perhotelan untuk bersaing menawarkan jasa mereka," katanya.

Pertengahan bulan depan, kata dia, Pemprov Jateng menggelar "sportourism" berupa ajang bersepeda yang secara umum bertujuan menjual pariwisata di provinsi setempat.

Ganjar juga berpesan agar pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di kabupaten/kota se-Jateng dapat turut menampilkan komoditas lokal unggulan di hotel masing-masing sehingga wisatawan dapat membelinya sebagai buah tangan.

Orang nomor satu di Provinsi Jateng itu menceritakan pengalamannya ketika menginap di salah satu hotel di Kabupaten Cilacap. Hotel tersebut menampilkan batik khas setempat.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026