Logo Header Antaranews Jateng

Siswa SLB Temanggung Dibekali Keterampilan Membatik

Selasa, 18 Oktober 2016 16:03 WIB
Image Print
Ilustrasi - Beberapa pelajar belajar membatik. (Foto ANTARA)

Temanggung, Antara Jateng - Para siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Djojonegoro Temanggung, Jawa Tengah, mendapat keterampilan membatik teknik jumput sebagai bekal mereka berwirausaha setelah lulus dari sekolah tersebut.

Guru pembimbing membatik SLBN Djojonegoro, Menuk Agustina di Temanggung, Selasa, mengatakan membatik dengan teknik jumput ini sesuai dengan kemampuan siswa SLB karena tidak begitu membutuhkan kejelian dan kesabaran seperti halnya membuat batik tulis.

Ia menjelaskan membuat batik jumput diawali dengan membuat pola, kemudian diikat, dan pewarnaan.
"Proses membatik tersebut, kini semua dapat ditangani siswa. Kecuali yang sedang belajar. Guru hanya membimbing saja," katanya.

Ia menuturkan keterampilan membatik tersebut diberikan pada siswa tuna rungu.

Ia menyebutkan hasil karya siswa tersebut dijual dengan harga Rp100.000 per lembar dengan ukuran 2 x 1,25 meter.

Ia mengatakan tidak ada promosi gencar dari sekolah pada hasil kreatif siswa ini, karena sifatnya pembelajaran bukan industri.

Selama ini penjualan masih terbatas pada para guru, orang tua siswa, dan para tamu yang berkunjung ke sekolah tersebut atau pada waktu pameran.

"Kami konsentrasi pada pembelajaran, sedangkan pengembangan untuk usaha nanti bisa dilakukan setelah siswa lulus," katanya.

Siswa SLB Djojonegoro, Satria (14) mengaku senang belajar membatik di sekolah.

"Membatik jumput tidak sulit, saya senang membatik," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026