
Warga Serbu Pasar Murah TMMD di Banyumas

Banyumas, Antara Jateng - Kegiatan pasar murah yang digelar dalam rangka TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2016 yang dilaksanakan Komando Distrik Miiter 0701/Banyumas di Desa Wiradadi, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diserbu masyarakat.
Dari pantauan Antara di lokasi TMMD, Selasa, ratusan warga telah berjejal di tenda pasar murah meskipun kegiatan tersebut belum dibuka secara resmi oleh Bupati Banyumas Achmad Husein.
Bahkan, beberapa warga tampak memaksa untuk membeli sembako murah lebih dulu namun petugas di beberapa gerai berupaya menahannya dan meminta mereka untuk bersabar hingga pembukaan.
Kendati demikian, petugas di beberapa gerai penjualan paket sembako murah tetap melayani warga meskipun kegiatan tersebut belum dibuka secara resmi.
Saat memberi sambutan dalam pembukaan pasar murah, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan kegiatan tersebut didukung sejumlah satuan kerja perangkat daerah, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, organisasi wanita, dan swasta.
"Semoga kegiatan pasar murah dapat membantu meringankan beban bapak-ibu semua," katanya.
Setelah pembukaan tersebut selesai, warga langsung menyerbu gerai-gerai yang menjual sembako murah itu.
Salah seorang warga Desa Wiradadi, Situs mengaku senang dengan adanya kegiatan pasar murah karena dapat meringankan beban masyarakat miskin.
"Saya beli telur 1 kilogram harganya cuma Rp13.000, kalau di pasaran Rp18.000. Saya berharap, kegiatan seperti ini rutin diselenggarakan," katanya.
Selain menjual telur, pasar murah tersebut menyediakan paket sembako murah yang dijual dengan harga Rp20.000 per paket hingga Rp30.000 per paket.
Dalam kesempatan terpisah, Komandan Kodim 0701/Banyumas Letnan Kolonel Infanteri Erwin Ekagita Yuana mengatakan kegiatan pasar murah dalam TMMD digelar demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Ini dijadikan momentum 'sengkuyung' (semangat) bersama antara TNI/Polri dan masyarakat yang didukung SKPD terkait," katanya.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
