
Neraca Perdagangan Nonmigas Jateng Defisit

Semarang, Antara Jateng - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat neraca perdagangan komoditas nonmigas Jawa Tengah selama Agustus 2016 mengalami defisit seiring dengan nilai impor yang masih terlalu tinggi.
"Untuk nilai ekspor Jateng pada bulan Agustus memang jauh lebih rendah dibandingkan nilai impor. Hal ini menjadikan neraca perdagangan kita defisit," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Jawa Tengah Endang Tri Wahyuningsih di Semarang, Kamis.
Berdasarkan data, dari total nilai ekspor pada bulan Agustus yang mencapai 449,18 juta dolar AS, sementara nilai ekspor nonmigas sebesar 441,71 juta dolar AS.
Ia menyebutkan dari total nilai impor pada bulan yang sama mencapai 752,64 juta dolar AS, sementara impor nonmigas sebesar 442,87 juta dolar AS.
Meski masih lebih rendah daripada nilai impor, nilai ekspor pada bulan Agustus mengalami penaikan jika dibandingkan dengan nilai ekspor pada bulan Juli.
"Ada kenaikan sebesar 53,74 persen dibandingkan ekspor pada bulan Juli sebesar 287,30 juta dolar AS," katanya.
Dari data tersebut, diketahui bahwa neraca perdagangan Jawa Tengah komoditas nonmigas pada bulan Agustus mengalami defisit sebesar 1,16 juta dolar AS.
Meski demikian, secara kumulatif tepatnya dari Januari hingga Agustus neraca perdagangan komoditas nonmigas Jateng mengalami surplus sebesar 153,86 juta dolar AS.
Untuk diketahui, pada periode tersebut total ekspor nonmigas sebesar 3.476,87 juta dolar AS, sementara impor nonmigas sebesar 3.323,01 juta dolar AS.
Pewarta : Aris Wasita
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
