Logo Header Antaranews Jateng

Kopi Banjarnegara Mulai Disukai Banyak Kafe

Senin, 8 Agustus 2016 16:48 WIB
Image Print

Banjarnegara, Antara Jateng - Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah mengembangkan tanaman kopi sebagai upaya konservasi dan meningkatkan kesejahteraan petani menyusul kian banyak banyak kafe yang menyukai kopi daerah ini.

"Awalnya, kami bekerja sama dengan PT Indonesia Power untuk mengembangkan tanaman kopi di wilayah atas sebagai salah satu upaya konservasi lahan. Ada sembilan kelompok tani yang kami libatkan," kata Kepala Dinhutbun Banjarnegara Ahmad Nurudin di Banjarnegara, Senin.

Menurut dia, tanaman kopi dipilih karena merupakan tanaman tahunan sehingga petani perlu selalu mengolah lahan dan kondisi lahannya bisa terjaga.

Ia mengatakan hingga saat ini, lahan tanaman kopi telah tersebar di sejumlah wilayah Banjarnegara terutama di daerah atas atau pegunungan utara kabupaten itu.

"Tanaman kopi yang dikembangkan, yakni robusta untuk wilayah yang berada pada ketinggian kurang dari 1.000 mdpl (meter di atas permukaan laut) dan arabica untuk wilayah yang berada pada ketinggian lebih dari 1.000 mdpl," katanya.

Menurut dia, petani yang mengembangkan tanaman kopi tersebar di Desa Ratamba (Kecamatan Pejawaran), Babadan (Pagentan), Kubang dan Dawuhan (Wanayasa), Leksana (Karangkobar), serta Karanganyar dan Majatengah (Kalibening).

"Saat ini, kami sedang konsentrasi di Kecamatan Pejawaran dan Karangkobar untuk robusta serta Kecamatan Wanayasa untuk arabica," jelasnya.

Dia mengakui pengolahan pascapanen kopi masih dilakukan secara tradisional namun pihaknya terus memberikan pendampingan kepada petani.

Dalam kesempatan terpisah, salah seorang pendamping petani kopi, Kuswoyo mengaku mendampingi petani kopi Gondo Arum di Karangkobar sejak tahun 2014.

Menurut dia, awalnya banyak kafe yang tidak mau menggunakan kopi dari Banjarnegara karena dianggap tidak enak.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya mendampingi petani dala pengolahan kopi hingga akhirnya dapat diterima di berbagai kafe.

"Teman-teman pengelola di Purwokerto, Yogyakarta, Jakarta, dan daerah lainnya saat ini sudah banyak yang menggunakan kopi Banjarnegara," katanya.

Ia mengatakan pihaknya juga mendampingi petani untuk membentuk koperasi petani kopi maupun kelompok usaha bersama dalam mendukung pemasaran.



Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026