Logo Header Antaranews Jateng

Kekeringan di Temanggung Meluas

Jumat, 3 Oktober 2014 16:47 WIB
Image Print

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Temanggung Agus Widodo di Temanggung, Jumat, mengatakan daerah kekeringan yang sebelumnya hanya melanda tiga kecamatan, sekarang menjadi enam kecamatan.

"Semula daerah krisis air di tiga kecamatan, yakni Kandangan, Kaloran, dan Pringsurat, sekarang bertambah di Kecamatan Selopampang, Kranggan, dan Candiroto dengan total 12 desa," katanya.

Ia mengatakan hal tersebut usai pelepasan bantuan air bersih yang didanai BRI Kantor Cabang Temanggung oleh Bupati Temanggung, Bambang Sukarno di halaman Setda Temanggung.

Ia menuturkan tiga kecamatan tersebut mulai mendapatkan "dropping" air mulai awal pekan ini, setelah sebelumnya mengajukan bantuan air bersih ke BPBD.

Kasi Penanganan Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Temanggung Eko Suprapto menyebutkan krisis air bersih di Kecamatan Selopampang terjadi di Desa Tanggulangin meliputi empat dusun, Kecamatan Candiroto di Dusun Bandarejo Desa Sidoharjo, dan di Kecamatan Kranggan di Desa Purwosari melanda empat dusun.

"Kecamatan Selopampang sebelumnya tidak masuk dalam pemetaan kekeringan dan baru tahun ini mengajukan bantuan air bersih," katanya.

Ia mengatakan BPBD telah menyalurkan bantuan air bersih sejak 9 September 2014.

"Kami telah menyalurkan air bersih sebanyak 150 tangki dari anggaran yang tersedia 400 tangki," katanya.

Pemimpin Cabang BRI Temanggung Prawoto mengatakan, BRI memberikan bantuan air bersih sebanyak 40 tangki untuk 10 dusun di Desa Tlogopucang Kecamatan Kandangan, yang disalurkan secara bertahap. Hari ini dropping menggunakan delapan mobil tangki.

"Selain air bersih kami juga membantu 10 tandon air besar dan 50 jerigen ukuran 20 liter untuk Desa Tlogopucang," katanya.



Pewarta:
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026