
Pertamina Kenalkan Terminal Elpiji Tanjungmas Ke Pelanggan

Sales Executive LPG Industry and Gas Product Mohamad Ali Akbar Felayeti di Semarang, Kamis, menjelaskan bahwa program tersebut tidak sekadar kunjungan lapagan, tetapi ada pemberian materi untuk meningatkan pengetahuan kepada para pelanggan.
Sejumlah materi yang diberikan di antaranya mengenai sistem distribusi elpiji dan pengetahuan produk elpiji di Pertamina, serta ketatnya persaingan penjualan elpiji di dunia industri.
"Kegiatan visitasi ini juga merupakan bagian dari inisiatif unit bisnis domestic gas untuk lebih mendekatkan diri dengan pelanggan," kata Ali Akbar.
Sejumlah pelanggan yang ikut dalam kegiatan tersebut di antaranya perwakilan dari PT Polytron, PT Indofood Fritolay, PT Nippon Indosari (Sari Roti), Mal Paragon, PT Marimas, RS Elisabeth, PT Metec, dan PT Taruna Jaya.
Begitu berada di lokasi kunjungan, para pelanggan dapat melihat secara langsung proses handling elpiji mulai dari bongkar hingga penyaluran elpiji menggunakan skid tank.
Dalam kesempatan tersebut, Pertamina menjelaskan pentingnya aspek keamanan pada proses handling dan keamanan produk elpiji.
"Produk elpiji yang aman digunakan sebagai pembakar adalah yang memiliki bau menyengat dan tidak nyaman," katanya.
Bau tersebut sangat penting untuk mengidentifikasi kebocoran sejak awal, apabila terjadi kerusakan pada sarana dan fasilitas konsumen.
"Standar pembau pada elpiji sesuai dengan ketentuan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi No 26525.K/10/DJM.T/2009 tanggal 31 Desember 2009," tambah Ali Akbar Felayeti.
Pewarta : -
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
