Logo Header Antaranews Jateng

Bupati Ajak Warga Belanja Lebaran secara Wajar

Senin, 21 Juli 2014 12:45 WIB
Image Print
Warga berebut membeli sejumlah barang dalam Pasar Murah Ramadan yang digelar di Panti Asuhan Hati Suci, Jakarta, Minggu (13/7). Pasar murah yang digelar setiap menjelang lebaran itu menyebarkan sebanyak 2000 kupon pembelian sembako untuk warga kurang

"Tidak perlu larut dalam arus konsumerisme yang berlebihan," katanya di Magelang, Senin, saat membuka pasar murah menghadapi Lebaran 2014 di Pendopo Lapangan Supadi Kota Mungkid, Ibu Kota Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Ia mengemukakan belanja berbagai kebutuhan menjelang Idul Fitri secara wajar, tidak mengurangi kegembiraan setiap warga dalam merayakan Lebaran.

"Mari kita sambut Lebaran ini dengan penuh kegembiraan, penuh khidmat, tetapi tidak perlu berbelanja kebutuhan secara berlebihan," katanya.

Terkait dengan pasar murah yang diselenggarakan oleh pemkab setempat pada 21-22 Juli 2014 itu, ia mengatakan kegiatan tersebut salah satu langkah antisipasi gejolak harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang Lebaran di daerah setempat.

Ia menjelaskan setiap kali terjadi peningkatan permintaan masyarakat terhadap barang kebutuhan pokok maka harga juga dipastikan ikut naik.

"Di beberapa daerah, terutama yang transportasinya sulit, barang-barang kebutuhan pokok tidak hanya harganya yang mahal, tetapi barangnya juga tidak tersedia. Semoga hal ini tidak terjadi di Kabupaten Magelang," katanya.

Ia mengharapkan kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran di daerah setempat, masih tetap dalam batas wajar, sehingga gejolak ekonomi di daerah itu relatif tidak berarti.

"Namun demikian, kita tetap harus mewaspadai melonjaknya harga dan terbatasnya persediaan beberapa kebutuhan pokok, khususnya mendekati datangnya Lebaran, karena jika sampai harga barang kebutuhan pokok terus merangkak naik maka dipastikan yang paling merasakan dampaknya adalah saudara kita yang kurang beruntung," katanya.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Pemkab Magelang Edi Susanto mengatakan pasar murah juga menyediakan 2.000 paket sembako senilai Rp50.000 namun dijual dengan harga Rp15.000.

Selain itu, katanya, Asosiasi koperasi syariah, Baitul Maal wa Tamwil (BMT) Kabupaten Magelang membagikan 4.080 paket sembako kepada warga kurang mampu di berbagai tempat di daerah itu.

Panitia HUT Ke-67 Koperasi di Kabupaten Magelang dan Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kabupaten Magelang membagikan 600 "voucher" belanja gratis, masing-masing senilai Rp5.000 kepada pengunjung pasar murah.

Pasar murah diikuti 38 gerai, antara lain enam gerai penjualan sembako bersubsidi, 30 gerai koperasi, BMT, UMKM, IKM, dan kelompok usaha yang menjual bahan penunjang kebutuhan masyarakat dalam menyambut Lebaran, dan dua gerai yang dibuka kalangan agen serta pengusaha besar pabrikan kebutuhan pokok.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026