Indonesia Raih 2 Emas di Olimpiade Sains Internasional
Minggu, 21 April 2013 9:36 WIB
Staf Khusus Presiden RI Andi Arief
Kepada Antara Jateng, Minggu, Andi Arief menjelaskan bahwa ICYS merupakan sebuah perlombaan karya ilmiah tingkat dunia bagi para siswa sekolah menengah yang sudah berlangsung sejak 1993. Pada ajang tahun ini atau bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Ke-20 ICYS, jumlah pesertanya sebanyak 182 siswa sekolah menengah dari 23 negara Eropa, Asia, plus Amerika Selatan.
Negara-negara tersebut, antara lain, Belanda, Belarus, Brazil, Britania Raya, Cina, Georgia, Hongaria, Iran, Jerman, Korea Selatan, Kroasia, Malaysia, Polandia, Republik Ceko, Rumania, Rusia, Serbia, Singapura,Taiwan, Thailand, Turki, Ukraina, dan Indonesia.
"Semoga prestasi ini menjadi satu harapan bagi masa depan Indonesia yang cerah dengan riset dan penelitian ilmiah sebagai tulang punggungnya. Yakin Ilmuwan kita mampu," kata Andi Arief, Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam.
Sebelumnya, pada tahun 2010, Indonesia pernah mendapat kehormatan sebagai Negara Asia pertama yang menjadi negara penyelenggara ICYS. Ini disebabkan prestasi yang diraih tim Indonesia pada tahun 2009 sebagai peraih medali emas terbanyak. Kehormatan tersebut kembali diberikan pada tahun 2013 sehingga Indonesia terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan ICYS bertepatan dengan ulang tahun yang ke-20.
Monika Raharti, President of Local Organizing Committee ICYS 2013, mengatakan bahwa Indonesia telah banyak mengukir prestasi dalam ajang ICYS. Pada tahun 2009, tim Indonesia dinobatkan sebagai tim dengan perolehan medali emas terbanyak, sedangkan tahun 2010 Indonesia sukses menyabet tujuh medali emas, satu medali perak, tiga medali perunggu, dan dua Special Award.
Kemudian, pada tahun 2011, Indonesia berhasil membawa satu medali emas, dua medali perak, dua medali perunggu, dan tiga Special Award. Dan, tahun lalu, tim Indonesia menyumbang satu medali emas, dua medali perak, empat medali perunggu, dan empat penghargaan khusus.
Pada tahun ini, Indonesia sudah mempersiapkan 12 siswa yang sebelumnya sudah melewati proses seleksi ketat oleh tim Peneliti Belia Surya Institute. Mereka kemudian mendapat pembinaan dari para pakar bidang masing-masing dari universitas-universitas serta lembaga riset di Indonesia selama empat bulan.
Dalam ajang itu terdapat enam kategori penelitian yang dipertandingkan, yaitu Theoretical Physics, Applied Physics, Mathematics, Computer Science, Environmental Science, dan Life Science. Presentasi hasil penelitian diadakan selama 10 menit dilanjutkan sesi tanya jawab dengan para juri internasional selama lima menit. Kegiatan ini akan dilakukan secara tertutup dalam bahasa Inggris.
Dua belas peserta dari Indonesia yang berlaga di ajang bergengsi ICYS 2013, antara lain, Putu Handre Kertha Utama dari SMAN Bali Mandara dengan karyanya berjudul "Mathematics and Statistics to Prove the Mythology of Caka Calendar", Agnes Chintya Goseline dari SMP Dr. Wahidin Sudirohusodo Medan (Cabi Scheme), Jaler Sekar Maji dari SMAN 6 Yogyakarta (Visualization of Children Traditional Game) .
Selanjutnya, Muhammad Arifin Dobson dari SMAN 3 Bandung (EcoSol Solar Thermal Collector–Sun Harvester), Avip Noor Yulian dari SMA 2 Kudus (Ocean Waves Energy to Generate Electrical Power in an Island with Steep Cliff Coast), Muhammad Yasirroni dari SMAN 1 Yogyakarta (Analysis of Force Increase at Fluid Flow Based on Bernoulli Principle), Melody Grace Natalie dari SMA Stella Duce I Yogyakarta (Potential of Squid Eye Lenses as UV Absorber).
Lima peserta lainnya, yakni Pitri Ani dari SMKN 2 Buntok (Northofanax Scutellarium Merr. As Tenderness Material and Flavour Enhancer in Food), Wenny Dewanti dari Chandra Kusuma School. (Anti-Microbial Activity of Flavanoid), Stephanie Salim dari Chandra Kusuma School (Banana Peel: Isn’t A Waste, It Can Be Served on Your Dining Table), Mariska Grace dari SMAK Cita Hati (A Novel Approach in Using Peanut Shells to Eliminate Copper Content in Water), dan Andi Siti B. Fitriasih dari SMPN 6 Sengkang dengan judul "Herbicide from Water of Cacao Fermentation".
Pewarta : D.Dj. Kliwantoro
Editor : Kliwon
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kejagung menetapkan 3 eks pejabat BGN sebagai tersangka korupsi tata kelola MBG
03 June 2026 19:34 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Menristekdikti: Program "Sarjana masuk desa" Berikan Inovasi Pertanian dan Peternakan
31 January 2017 15:33 WIB, 2017
Pagelaran Wayang Kulit, PDIP Ingin Masyarakat Jakarta Junjung Tinggi Kebhinekaan
29 January 2017 7:05 WIB, 2017
Presiden ingin Sekolah Wajibkan Murid ikut Kegiatan Luar dalam Ekstrakulikuler
26 January 2017 12:50 WIB, 2017
Presiden: Kartu Indonesia Pintar yang akan Dibagikan pada 2017 Sebanyak 19 Juta
26 January 2017 12:02 WIB, 2017
Kemendikbud tidak hanya Menghabiskan Uang, tetapi bisa Menghasilkan Uang, Kata Muhajir
24 January 2017 11:23 WIB, 2017
Mendikbud: Pengalihan Penyelenggaraan SMA/SMK ke Provinsi Diperbaiki
17 January 2017 14:52 WIB, 2017
Nilai-Nilai Kebhinekaan perlu Dipelihara dan Dikembangkan seluruh Lembaga Pendidikan
17 January 2017 12:11 WIB, 2017
Menhub Ingin Pilot lulusan sarjana menambah Kedewasaan dan Wawasan Luas
13 January 2017 18:05 WIB, 2017