Raskin Berkutu Ditemukan di Gudang Bulog Banjarnegara
Rabu, 21 November 2012 13:56 WIB
Ilustrasi. Sejumlah buruh memanggul beras jatah untuk keluarga miskin (Raskin) dari Gudang Bulog Tondo Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (27/6). (ANTARA/Basri Marzuki)
"Di sini kami memang menemukan beras yang menurut kami tidak layak konsumsi, selain pecah dan remuk, beras ini juga bau dan sebagian sudah berkutu," kata Ketua Komisi B DPRD Banjarnegara Suko Irianto di Gudang Bulog Purwanegara, Banjarnegara.
Menurut dia, sidak ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat dan keinginan legislatif membantu warga penerima raskin agar bisa mendapatkan beras yang layak.
Selain itu, kata dia, beberapa anggota Komisi B DPRD Banjarnegara juga menemukan raskin yang tidak layak konsumsi saat melakukan reses di sejumlah wilayah.
"Kami berharap sidak ini mendapatkan yang terbaik sehingga warga miskin bisa menerima beras seperti ketentuan," katanya.
Terkait hal itu, Kepala Gudang Bulog Purwanegara Agus Munandar mengatakan, ribuan ton beras yang tersimpan di tempat ini merupakan hasil pengadaan empat hingga enam bulan lalu.
Kendati demikian, menurut dia, tidak semua beras yang tersimpan di gudang ini mengalami kerusakan atau tidak layak konsumsi.
"Komisi B telah melihat secara acak, tidak semuanya tak layak konsumsi, hanya beberapa yang dinilai tidak layak. Nanti beras itu akan kami olah lagi hingga menjadi lebih baik," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya telah meminta petugas di lapangan untuk tidak membagikan raskin jika menemukan beras yang tidak layak.
"Silakan lapor ke satgas, petugas kecamatan, Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Banjarnegara, atau langsung ke Bulog kalau menemukan beras tidak layak," katanya.
Menurut dia, Bulog siap mengganti raskin tidak layak konsumsi tersebut tanpa dipungut biaya.
"Kalau ada yang mengatakan harus bayar biaya transportasi, itu tidak benar," katanya.
Pewarta : Sumarwoto
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026