Magelang (ANTARA) - Para ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) di Kota Magelang memiliki peranan penting memastikan pelayanan publik oleh pemerintah daerah dapat dirasakan langsung warga, kata Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Magelang Wikan Kanugroho.
"RT dan RW memiliki peran vital dalam menjaga ketertiban, membina kerukunan warga, serta memastikan pelayanan publik dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang di Magelang, Selasa.
Pemerintah Kota Magelang menyerahkan honorarium triwulanan tahun 2026 kepada 1.222 ketua RT dan RW se-Kota Magelang di Pendopo Pengabdian Kompleks Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Senin (25/5).
Penerima honorarium berjumlah 1.030 ketua RT dan 192 ketua RW, atau total 1.222 orang. Honorarium disalurkan secara triwulanan melalui program pemberdayaan masyarakat di masing-masing kelurahan.
Ia menjelaskan penyaluran tersebut memperkuat peran RT dan RW sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan kolaboratif.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menjelaskan honorarium itu bukan semata-mata pemenuhan hak, melainkan wujud penghargaan atas peran dan tanggung jawab yang selama ini diemban mereka.
"Honorarium ini jangan dianggap sebagai gaji. Ini merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian 'penjenengan' (anda) yang dilakukan dengan tulus dan ikhlas untuk kepentingan sosial masyarakat,” katanya.
Ia mengapresiasi soliditas para ketua RT dan RW dalam menjaga situasi kondusif dan kerukunan masyarakat setempat.
Sinergi RT, RW, lurah, tokoh masyarakat, PKK, posyandu, dan lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM), ujar dia, menjadi kekuatan penting dalam mendukung pembangunan daerah.
“Saya bangga dan berterima kasih kepada seluruh ketua RT dan RW. 'Panjenengan' semua adalah bagian dari 'bahtera' Kota Magelang dengan tujuan yang sama, yaitu memajukan Kota Magelang," katanya.
Ia mengatakan berbagai tantangan pemerintahan dapat dihadapi lebih cepat berkat kontribusi pemikiran dan kerja nyata para ketua RT dan RW di masyarakat.
Ia menilai dukungan tersebut turut mempercepat terwujud Kota Magelang yang maju, sejahtera, dan bahagia.
Ke depan, ia berharap, peran ketua RT dan RW tidak hanya berfokus pada urusan administratif, tetapi juga menjadi penggerak sosial sekaligus mata dan telinga pemerintah di lingkungan masyarakat.